Logo
>

Bos Medela Potentia Borong Saham MDLA, Kepemilikan Naik Signifikan

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penambahan saham dilakukan melalui beberapa transaksi pembelian saham biasa dengan status kepemilikan langsung.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Bos Medela Potentia Borong Saham MDLA, Kepemilikan Naik Signifikan
Seremonial PT Madela Potentia Tbk atau dalam kode saham MDLA melakukan pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 15 April 2025. Desty Luthfiani/KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk (MDLA), Krestianto Pandji menambah kepemilikan saham Perseroan melalui serangkaian transaksi pembelian saham biasa yang dilakukan pada awal Januari 2026.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penambahan saham dilakukan melalui beberapa transaksi pembelian saham biasa dengan status kepemilikan langsung.

Pada 8 Januari 2026, Krestianto membeli 228.600 saham di harga Rp252. Pada hari yang sama, transaksi pembelian lain dilakukan sebanyak 150.000 saham di harga Rp254.

Selanjutnya pada 9 Januari 2026, Krestianto kembali melakukan dua kali pembelian. Transaksi pertama sebanyak 228.500 saham di harga Rp252. Kemudian disusul pembelian 271.500 saham di harga Rp250.

Jumlah saham MDLA yang dimiliki Krestianto sebelum transaksi tercatat sebanyak 3.526.300 saham atau serara 0,0251 persen. Setelah rangkaian transaksi pembelian, kepemilikan meningkat menjadi 4.404.900 saham dengan porsi kepemilikan naik menjadi 0,0314 persen.

Dalam laporan yang sama, disampaikan jika transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi. Disebutkan pula, transaksi pembelian saham tersebut tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas perseroan.

MDLA Ditutup Melemah

Saham MDLA pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2025, ditutup melemah sebesar 1,59 persen atau turun 4 poin ke level 248.

Mengutip perdagangan Stockbit, dalam periode satu minggu terakhir, harga saham MDLA turun 6,06 persen, sementara secara bulanan terkoreksi 12,68 persen.

Meski demikian, dalam horizon menengah, saham MDLA masih mencatat penguatan. Dalam periode tiga bulan, harga saham naik 11,71 persen, dan dalam enam bulan menguat 25,25 persen. Secara year to date, saham MDLA masih tercatat turun 6,06 persen.

Melantai di BEI

Diketahui, PT Medela Potentia Tbk resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa, 15 April 2025, dengan kode saham MDLA.

Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi, pemasaran, manufaktur alat kesehatan, dan platform digital ini mencatatkan 3,5 miliar saham atau setara 25 persen dari modal disetor penuh, dengan harga penawaran sebesar Rp188 per saham.

Sebagian besar dana hasil IPO, sekitar 85,4 persen akan disalurkan kepada PT Anugrah Argon Medica (AAM), dengan alokasi 67,2 persen berupa pinjaman dan 32,8 persen sebagai setoran modal.

Selain itu, sekitar 10,7 persen dana akan disalurkan kepada PT Deca Metric Medica (DMM) dalam bentuk setoran modal, sementara sisanya akan diberikan kepada GoApotik untuk memperluas mitra apotek serta mendukung berbagai inisiatif digital dalam sektor kesehatan.

Perseroan akan memperkuat infrastruktur domestik dengan membuka cabang dan gudang baru di berbagai wilayah strategis. Selain memperluas jangkauan layanan di dalam negeri, perseroan juga akan memperluas ekspansi regional di kawasan ASEAN sebagai bagian dari visi jangka panjang.

Untuk keberlanjutan usaha, PT Medela Potentia Tbk juga akan melakukan modernisasi sistem distribusi dengan operasional yang lebih efisien dan adaptif, berinvestasi dalam teknologi logistik berbasis kecerdasan buatan (AI), sistem otomatisasi gudang seperti Automated Storage and Retrieval System (ASRS), serta pengembangan platform digital yang mendukung rantai pasok secara end-to-end.
“Dengan memperluas jangkauan, mendiversifikasi produk, serta memperkuat fondasi teknologi, kami optimistis mampu menciptakan nilai berkelanjutan dan menjadi mitra strategis dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di kawasan,” kata dia.

Komitmen perusahaan sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dibuktikan dengan dukungan penuh terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang sudah mencapai 98 persen dari total penduduk serta pelayanannya yang terus meningkat, akan menjadi sumber pertumbuhan bagi perseroan.
 

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.