Logo
>

Bos SUNI Tambah Kepemilikan Saham Saat Harga Stagnan

Freddy melakukan pembelian sebanyak 475 ribu saham dengan harga Rp600.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Bos SUNI Tambah Kepemilikan Saham Saat Harga Stagnan
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Direktur PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI), Freddy Soejandy terpantau melakukan penambahan kepemilikan saham SUNI pada 13 Februari 2026.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu, 15 Februari 2026, Freddy melakukan pembelian sebanyak 475 ribu saham dengan harga Rp600. Transaksi ini dilakukan dengan tujuan investasi melalui skema repurchase agreement.

Dengan transaksi ini, jumlah kepemilikan saham Freddy di PT Sunindo Pratama Tbk meningkat dari sebelumnya 1.525.000 menjadi 2.000.000 lembar saham. Porsi hak suara pun meningkat menjadi 0,08 persen dari sebelumnya 0,06 persen.

Dalam keterbukaan tersebut juga dijelaskan bahwa transaksi dilakukan secara langsung dan tidak berdampak terhadap perubahan status pengendali. Adapun Freddy sendiri tidak berstatus sebagai pengendali SUNI.

Pada perdagangan terakhir atau Jumat, 13 Februari 2026, SUNI ditutup stagnan di level Rp795. Selama perdagangan, saham emiten pertambangan minyak ini terpantau berada di bawah penutupan, bahkan sempat menyentuh level Rp785.

Sementara itu Secara year-to-date (YTD), saham SUNI tercatat melemah 2,45 persen dengan rentang harga di kisaran Rp750 hingga Rp950. Dalam periode satu bulan terakhir, saham ini juga mengalami koreksi 3,64 persen, bergerak di rentang Rp750 sampai Rp840.

Sedangkan dalam jangka waktu satu minggu dan harian, pergerakan SUNI relatif stagnan dengan rentang harga masing-masing di level Rp780–Rp805 untuk periode mingguan, serta Rp785–Rp795 dalam perdagangan harian.

Meski demikian, dalam enam bulan terakhir, saham SUNI masih mencatatkan kenaikan 2,58 persen dengan pergerakan harga di kisaran Rp740 hingga Rp950.

Secara tahunan, SUNI menguat 11,97 persen dengan rentang harga Rp655 sampai Rp950. Bahkan dalam periode tiga tahun, saham ini telah melonjak 154,81 persen dari kisaran Rp260 hingga mencapai level tertinggi Rp1.080.  (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.