Logo
>

Bursa Asia Anjlok, Minyak Melonjak usai Eskalasi Iran

Eskalasi konflik Iran-AS memicu aksi jual di bursa Asia-Pasifik, sementara harga minyak melonjak lebih dari 8 persen.

Ditulis oleh Syahrianto
Bursa Asia Anjlok, Minyak Melonjak usai Eskalasi Iran
Ilustrasi: Layar yang menampilkan beberapa indeks saham dunia. (Foto: Open Grid Scheduler/Grid Engine)

KABARBURSA.COM – Pasar Asia-Pasifik merosot pada Senin, 2 Maret 2026 seiring eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat–Israel, menyusul kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi.

Seperti dilansir CNBC, presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu mengatakan bahwa operasi tempur di Iran akan terus berlanjut setelah tiga personel militer AS tewas.

Kontrak berjangka minyak melonjak lebih dari 8%, dengan kontrak West Texas Intermediate dan Brent terakhir diperdagangkan masing-masing di level USD72,52 dan USD79,04 per barel. 

Kontrak berjangka emas naik 2,3 persen karena investor berbondong-bondong mencari aset safe haven global.

KodeIndeksNamaHargaPerubahan% Perubahan
.AXJOS&P/ASX 200ASX 2009,142.40-56.20-0.61%
.HSIHang Seng IndexHSI26,291.21-339.33-1.27%
.KS11KOSPI IndexKOSPI6,244.13-63.14-1.00%
.N225Nikkei 225 IndexNIKKEI58,247.76-602.51-1.02%
.NSEINIFTY 50NIFTY 5025,178.65UNCHUNCH
.SSECShanghaiSHANGHAI4,151.043-11.839-0.28%

Indeks Nikkei 225 Jepang merosot hampir 2 persen pada pembukaan perdagangan, sementara indeks Topix turun 2,1 persen.

Saham Mitsubishi Heavy Industries, Kawasaki Heavy Industries, dan IHI —yang memiliki bisnis pertahanan— naik lebih dari 1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,38 persen pada awal perdagangan.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.465, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.630,54.

Pasar Korea Selatan tutup karena hari libur nasional.

Kontrak berjangka saham AS merosot dalam perdagangan semalam setelah serangan akhir pekan di Iran. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 517 poin atau 1 persen. 

Kontrak berjangka S&P 500 turun 1 persen dan Nasdaq 100 melemah lebih dari 1 persen. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.