Logo
>

CANI, LCKM, PTDU Masuk Radar UMA BEI akibat Lonjakan Harga Tak Wajar

Bursa tengah menelaah secara saksama pola transaksi ketiga saham tersebut

Ditulis oleh Pramirvan Datu
CANI, LCKM, PTDU Masuk Radar UMA BEI akibat Lonjakan Harga Tak Wajar
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status UMA (Unusual Market Activity) bagi saham PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI), PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM), dan PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) setelah terjadi lonjakan harga yang dinilai tidak lazim.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan bahwa penetapan UMA tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap regulasi pasar modal yang berlaku. 

Ia menuliskan bahwa Bursa tengah menelaah secara saksama pola transaksi ketiga saham tersebut, sebuah langkah kehati-hatian yang kerap ditempuh saat dinamika harga menunjukkan anomali. Pernyataan itu disampaikan melalui keterbukaan informasi publik BEI.

BEI mengingatkan para investor untuk mengambil langkah-langkah berikut:

Memperhatikan respons emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa;

Mencermati performa emiten serta informasi yang dibuka kepada publik;

Meninjau kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS;

Mempertimbangkan ragam potensi risiko sebelum menetapkan keputusan investasi.

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Pramirvan Datu

Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.