KABARBURSA.COM - Setelah berminggu-minggu bergerak dalam rentang sempit, saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Kenaikan 6,25 persen ke level 102 dalam perdagangan terakhir bukan hanya soal persentase semata. Ini menandai upaya CENT menembus level psikologis 100 yang selama ini menjadi batas atas dari fase konsolidasinya.
Level ini penting. Pasalnya, sejak pertengahan Mei, saham ini seperti terjebak di zona stagnan, bergerak bolak-balik di area 90-an.
Namun kini, mengutip Trading View, Senin, 7 Juli 2025, dengan posisi harga yang sudah berada di atas garis rata-rata EMA50, salah satu indikator teknikal yang banyak diperhatikan pelaku pasar, sinyal penguatan mulai terasa. Selama tidak kembali turun di bawah 93, peluang penguatan lanjutan masih terbuka lebar.
Target terdekat saat ini berada di level 106, yang juga merupakan area Fibonacci 61,8 persen. Ini akan menjadi ujian pertama untuk melihat seberapa kuat momentum beli yang terbentuk.
Jika berhasil tembus, level 126, Fibonacci 78,6 persen, akan menjadi sasaran berikutnya, memberi ruang bagi potensi reli yang lebih luas.
Menariknya, volume perdagangan juga mulai ikut berbicara. Aktivitas beli yang meningkat memberikan dasar yang lebih solid bagi pergerakan harga, bukan sekadar pantulan teknikal semata. Dari sisi momentum, indikator CCI pun sudah bergerak ke atas, mencerminkan bahwa minat beli mulai menguat.
Untuk saat ini, pasar akan mengamati apakah CENT mampu bertahan di atas 100 dan melanjutkan kenaikannya. Jika ya, saham ini berpotensi keluar dari pola jenuh dan membuka fase tren naik baru.
Namun, di tengah dinamika pasar yang masih fluktuatif, disiplin dan kehati-hatian tetap menjadi kunci bagi para pelaku pasar yang ingin ikut dalam fase kebangkitan ini.
Sepekan Terakhir, Performa Harga CENT Semakin Agresif
Saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) mulai mencuri perhatian pasar. Dalam beberapa bulan terakhir, pergerakannya terbilang agresif.
Dalam sepekan terakhir saja, saham ini sudah naik lebih dari 10 persen, menyentuh level 109. Bahkan dalam tiga bulan terakhir, lonjakannya luar biasa, naik lebih dari 122 persen dari posisi terendah 40 ke level tertinggi 150.
Kenaikan ini terus berlanjut dalam enam bulan dan sepanjang tahun berjalan (YTD), masing-masing mencatatkan penguatan di atas 100 persen.
Secara teknikal, tren jangka pendek hingga menengah saham ini memang menunjukkan sinyal positif. Investor yang masuk pada awal tahun nyaris menggandakan portofolionya.
Dalam jangka waktu satu tahun penuh, return-nya bahkan mencapai 180 persen—dari harga 32 ke 150. Sebuah performa yang tentu tidak bisa diabaikan.
Namun, cerita jadi berbeda ketika horizon waktu diperpanjang. Dalam tiga tahun terakhir, CENT justru mengalami penurunan harga yang signifikan, dari level 202 ke 30, atau turun sekitar 41 persen.
Begitu juga dalam periode lima dan sepuluh tahun, di mana meskipun sempat mencapai level tinggi di masa lalu, saham ini masih belum kembali ke titik puncaknya.
Dalam satu dekade terakhir, kinerjanya secara agregat justru mencatatkan penurunan tipis, menggambarkan masa-masa stagnasi yang sempat panjang.
Dengan kata lain, reli yang terjadi sejak awal tahun ini menjadi angin segar bagi investor yang menunggu kebangkitan. Namun, bagi pemegang lama, ini baru tahap awal dari pemulihan.
Apakah momentum ini akan berlanjut? Banyak yang menilai potensi masih terbuka, terutama jika tren teknikal dan sentimen pasar tetap berpihak.
Tapi pelajaran dari masa lalu tetap relevan, di saham seperti CENT, naik-turun tajam adalah bagian dari perjalanan. Dan investor yang terlibat, sebaiknya tetap berpijak pada data, bukan euforia.(*)