Logo
>

Di Tengah Ketidakpastian, IOTF Perkuat Laba Lewat AI

Di tengah tekanan ekonomi, emiten teknologi IOTF catat pertumbuhan EBITDA lebih dari dua kali lipat pada 2025 berkat efisiensi dan pemanfaatan AI.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Di Tengah Ketidakpastian, IOTF Perkuat Laba Lewat AI
Efisiensi dan AI dorong EBITDA emiten teknologi IOTF melonjak pada 2025. Foto: dok. IOTF

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – PT Sumber Sinergi Makmur Tbk selaku perusahaan teknologi Internet of Things (IoT) dan pemilik merek Fox Logger, mencatatkan kinerja keuangan solid sepanjang 2025. 

    Di tengah tekanan ekonomi global dan domestik, Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

    Lonjakan profitabilitas ini terjadi meski pertumbuhan pendapatan hanya sekitar 5 persen secara tahunan.

    Hal ini menandai strategi perusahaan berkode saham IOTF yang tidak hanya mengejar ekspansi pendapatan, melainkan fokus pada peningkatan margin, efisiensi biaya, dan kualitas laba.

    Manajemen IOTF menyebut, capaian tersebut ditopang oleh efisiensi operasional yang terukur, peningkatan produktivitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara strategis dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP). 

    Integrasi AI membuat proses operasional berjalan lebih cepat, presisi, dan berbasis data real-time. Sehingga struktur biaya menjadi lebih optimal dan berkelanjutan.

    “Pendapatan kami pada 2025 meningkat kurang lebih 5 persen dibandingkan 2024, namun EBITDA kami tumbuh lebih dari dua kali lipat. Ini adalah indikator yang sangat jelas mengenai kualitas pertumbuhan Perseroan," ujar Alamsyah, CEO PT Sumber Sinergi Makmur Tbk lewat keterangan resmi, Kamis 5 Februari 2026.

    Ia melanjutkan, IOTF bakal terus memperkuat profitabilitas secara maksimal di tengah lingkungan ekonomi yang penuh tekanan dan ketidakpastian.

    "Kami menunggangi AI di era modern dengan teknik berpikir tradisional, yaitu disiplin bisnis untuk mengekstraksi nilai dan menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin melalui efisiensi, produktivitas, dan kontrol operasional yang ketat,” jelas Alamsyah.

    Lebih lanjut, transformasi digital internal melalui ERP berbasis AI juga meningkatkan visibilitas kinerja operasional perusahaan secara real-time. Artinya teknologi mempercepat pengambilan keputusan manajerial, serta mengoptimalkan alokasi sumber daya. 

    Dampaknya, produktivitas per karyawan diklaim meningkat signifikan, proses bisnis menjadi lebih ramping, serta lebih adaptif terhadap dinamika pasar.

    Sebagai informasi, IOTF bergerak di bidang solusi telematika dan IoT, dengan portofolio meliputi GPS tracker, dash camera, serta layanan Software as a Service (SaaS) di bawah merek Fox Logger. 

    Produk dan layanan Perseroan banyak digunakan oleh perusahaan logistik dan rental untuk pemantauan kendaraan secara komprehensif, mulai dari posisi kendaraan real-time, histori rute, konsumsi bahan bakar, hingga analisis perilaku pengemudi berbasis video.

    Dari sisi tata kelola dan kualitas layanan, keunggulan kompetitif IOTF diperkuat dengan kepemilikan sertifikasi internasional seperti ISO 9001:2015, ISO 27001:2022, ISO 20000-1:2018, dan ISO 22301:2019. Sertifikasi tersebut merupakan standar dalam manajemen mutu, keamanan informasi, layanan Teknologi Informasi, dan keberlangsungan bisnis.

    Dengan struktur operasional yang semakin efisien, kapabilitas teknologi yang terus diperkuat, serta disiplin manajemen yang konsisten, IOTF menilai 2025 sebagai fase konsolidasi fundamental yang krusial untuk menopang pertumbuhan jangka panjang.

    IOTF cukup optimis terkait pertumbuhan kinerja perusahaan dapat berlanjut seiring percepatan digitalisasi sektor logistik dan transportasi di Indonesia.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Harun Rasyid

    Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.