KABARBURSA.COM – Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali mencuri perhatian pasar setelah melesat 14,02 persen ke level 1.870 atau naik 230 poin pada perdagangan 11 Februari 2026.
Kenaikan ini terjadi dengan nilai transaksi yang cukup tinggi, mencapai Rp533,9 miliar, dan volume 2,93 juta lot. Partisipasi pasar sangat besar di sesi berjalan ini.
Dalam perdagangan berjalan, harga sempat menyentuh level tertinggi 1.930 dan terendah 1.670, dengan rata-rata transaksi di 1.824. Tampak betul bahwa volatilitas intraday CUAN begitu tinggi.
Di balik lonjakan harga tersebut, arus dana asing tercatat signifikan. Foreign net buy mencapai Rp42,16 miliar dari total transaksi Rp417,68 miliar, atau sekitar 10,1 persen dari total value.
Meski secara persentase tidak mendominasi mayoritas transaksi, angka ini menunjukkan akumulasi bersih yang konsisten dari investor asing di tengah reli harga. Kombinasi antara partisipasi ritel yang agresif dan masuknya dana asing memperkuat fondasi kenaikan pada sesi ini.
Siapa yang Menjaga Harga
Dari sisi broker, ada dua ritel yang menjaga harga CUAN hingga naik begitu tinggi. Panin Sekuritas (PD) tercatat membukukan pembelian Rp3,2 miliar dengan 19,5 ribu lot pada harga rata-rata 1.657. Mirae Asset Sekuritas (YP) juga mencatat beli Rp2,5 miliar dengan 15,3 ribu lot di harga rata-rata 1.662.
Rata-rata harga beli broker tersebut berada jauh di bawah harga penutupan 1.870. Artinya, mark-to-market sudah dalam kondisi positif. Ini menunjukkan adanya akumulasi di area bawah sebelum harga terdorong naik signifikan.
Analisis Teknikal CUAN
Secara teknikal, indikator memperlihatkan sinyal yang dominan positif. RSI(14) berada di 50,69 yang masih netral, memberi ruang kenaikan lanjutan tanpa tekanan overbought ekstrem.
Stochastic di 61,25 dan CCI di 147,82 mengindikasikan momentum beli yang kuat, sementara Williams %R di -10,83 serta StochRSI di 100 menunjukkan kondisi beli berlebih dalam jangka sangat pendek.
MACD masih berada di area negatif dengan nilai -126,61 dan memberikan sinyal jual, namun hal ini seringkali tertinggal dibandingkan pergerakan harga ketika terjadi lonjakan cepat. ADX di 41,42 menandakan tren yang kuat, sementara ATR di 195 mengonfirmasi volatilitas tinggi.
Kombinasi ini menggambarkan reli yang bertenaga namun disertai fluktuasi lebar dalam pergerakan intraday.
Dari sisi moving average, delapan indikator menunjukkan sinyal beli dan empat sinyal jual. Harga saat ini sudah berada di atas MA5, MA10, MA20, dan MA200, yang mendukung struktur penguatan jangka pendek hingga menengah.
Namun posisi masih berada di bawah MA50 dan MA100, yang masing-masing berada di kisaran 1.963 hingga 2.131, sehingga area tersebut menjadi resistance teknikal berikutnya jika momentum berlanjut.
Pada pivot klasik, level pivot berada di 1.648 dengan resistance R1 di 1.676 dan R2 di 1.713, yang seluruhnya sudah dilewati dalam sesi ini. Dengan harga sudah berada jauh di atas R3 klasik 1.741, pergerakan saat ini berada di luar proyeksi pivot harian, menandakan kekuatan momentum yang di atas rata-rata.
Area psikologis 1.900 hingga 1.950 kini menjadi zona uji intraday lanjutan.
Pergerakan CUAN hari ini mencerminkan kombinasi antara dorongan ritel yang menjaga likuiditas dan arus masuk asing yang memperkuat sentimen. Struktur teknikal menunjukkan tren yang sedang menguat dengan volatilitas tinggi, sementara arus dana asing memberikan validasi tambahan terhadap reli tersebut.
Selama harga mampu bertahan di atas area 1.820–1.830 sebagai penopang rata-rata transaksi, struktur penguatan jangka pendek masih terjaga di tengah dinamika pergerakan yang agresif.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.