KABARBURSA.COM - Ducati Panigale V4 7G resmi diluncurkan oleh distributor resmi Ducati Indonesia dalam dua varian yakni V4 dan V4 S, Sabtu 8 Februari 2025.
Ducati Panigale V4 7G hadir sebagai generasi ketujuh dari model motor sport full fairing dari pabrikan asal Italia tersebut. Unitnya diimpor langsung dari negeri Pizza dengan banderol fantastis, mulai Rp1 miliar off the road.
Ducati Indonesia menyebutkan, Panigale V4 7G sudah dipesan konsumen di Tanah Air meskipun harganya mencapai Rp1 miliar.
"Customer Ducati itu maniak. Makanya ketika ada informasi produk baru, mereka sudah pesan unit sebelum launching. Saat ini Panigale V4 7G sudah terpesan tiga unit dari varian V4 S," ujar Jimnny Budhijanto, CEO Ducati Indonesia saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu 8 Februari 2025.
Usai peluncuran, Ducati Panigale V4 7G akan dikirim ke konsumen secara bertahap. Sementara Ducati Indonesia juga menjual motor sport premium ini dengan unit terbatas yakni hanya ada 20 unit untuk pasar Indonesia. Adapun alokasi unit Panigale V4 7G di Indonesia berdasarkan keputusan pihak principal Ducati di Italia.
"Kami tidak bisa menjanjikan junlah unit yang banyak karena keterbatasan, sementara konsumen yang pesan pasti ingin duluan mendapatkan unitnya. Untuk tahun ini, Panigale generasi ketujuh alokasinya ada 20 unit yang dihadirkan ke Indonesia," sebut Jimmy.
Lebih lanjut, harga Ducati Panigale V4 7G yang ditawarkan mulai Rp1 miliar, merupakan harga off the road atau belum termasuk pengurusan dokumen hingga surat-surat kendaraan.
Jimmy mengatakan, konsumen bisa menambah biaya sebesar Rp100 juta untuk meminang Panigale V4 7G secara on the road atau berikut pengurusan surat-surat kendaraannya.
"Harganya kami tawarkan off the road, tapi kalau mau beli on the road, bisa tambah biaya sekitar Rp100 juta. Pengurusan surat-surat Panigale V4 7G ini paling lama satu bulan," tuturnya.
Ducati Indonesia memastikan, pengurusan surat kendaraan Ducati yang dipesan konsumen bisa berjalan dengan lancar.
Hal ini mengingat adanya kasus sejumlah motor Ducati yang beredar di Indonesia statusnya bodong alias tanpa surat-surat kendaraan.
"Dulu Ducati sempat ada permasalahan, tapi sejak saya pegang (Ducati Indonesia) tahun 2022, masalah soal surat-surat hingga izin perusahaan kami sudah jelas dan lengkap," pungkas Jimmy.
Kalah Dari Malaysia
Peluncuran Ducati Panigale V4 7G menjadi komitmen Ducati untuk konsumen di Indonesia yang terbilang cukup fanatik dengan jenama motor sport asal kota Bologna, Italia tersebut.
Selain itu Indonesia juga menjadi salah satu negara yang penting bagi Ducati di wilayah Asia Pasifik. Pangsa pasar Ducati di Indonesia juga diharapkan terus meningkat seiring kehadiran produk baru semisal Panigale V4 7G.
[caption id="attachment_118721" align="aligncenter" width="680"] Ducati Panigale V4 7G diluncurkan di Indonesia, harganya mulai Rp1 miliar. Foto: Harun/Kabarbursa[/caption]
Namun Jimmy menyebut, pasar Ducati di Indonesia masih kalah dengan Malaysia yang menjadi pasar nomor satu di benua Asia.
"Saat ini Malaysia masih nomor satu untuk pasar Ducati di Asia. Sebab di sana motor besar bisa masuk tol sehingga pengguna bisa merasakan sensasi menunggang Ducati lebih maksimal," katanya.
Spesifikasi Ducati Panigale V4 7G
Resmi meluncur, motor sport canggih Ducati Panigale V4 7G untuk pasar Indonesia pada Sabtu 8 Februari 2025. Peluncuran ini dilakukan setelah debut globalnya di Italia, Juli 2024 silam di ajang World Ducati Week.
Lahir dari pengembangan di kompetisi balap dunia Superbike, Ducati Panigale V4 7G menawarkan pembaruan desain, teknologi, ergonomi, serta penyempurnaan aerodinamika dan elektronik dari Ducati Corse.
Menurut Jimmy, kehadiran Ducati Panigale V4 7G yang menawarkan berbagai hal baru akan menyita perhatian para pecinta motor sport di Tanah Air.
“Kami menghadirkan ke Indonesia Ducati Panigale V4 7G, sebuah mahakarya teknologi dan performa yang mendefinisikan ulang standar superbike, untuk memberikan kepuasan saat berkendara. Panigale V4 generasi ketujuh ini tidak hanya berteknologi canggih dan berdesain indah, tetapi juga diciptakan untuk mewujudkan misi melanjutkan sejarah sukses Ducati Superbikes," ujarnya saat konferensi pers, Sabtu 8 Februari 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Ducati Indonesia juga menyerahkan Panigale V4 7G kepada konsumen pertama yang sudah melakukan pemesanan sebelum perilisan.
Lebih lanjut, Panigale V4 7G menghadirkan sensasi berkendara ala pembalap profesional berkat teknologi MotoGP, seperti mesin V4 desmodromik, counter-rotating shaft, serta sasis dan elektronik canggih.
Sebagai pilihan, Panigale V4 7G memiliki dua varian yaitu V4 dan V4 S. Motor ini memiliki bobot 187 kilogram (kg) atau lebih ringan 2 kg dari generasi sebelumnya, serta mendapat leningkatan tenaga sebesar 0,5 HP.
"Panigale V4 7G menjadi yang paling ringan, memiliki power to weight ratio yang terbaik di kelasnya serta catatan waktu satu detik lebih cepat dari generasi sebelumnya berdasarkan pengetesan di Sirkuit Cremona," ucap Jimmy.
Soal desainnya, Panigale V4 7G memiliki bodi aerodinamis yang terinspirasi dari model Ducati 916 sebagai model legendaris Ducati. Selain itu fairing baru yang dibawa Panigale V4 7G diklaim dapat mengurangi hambatan aerodinamis 4 persen dan mampu memberikan perlindungan lebih baik.
Persis Motor Grand Prix
Tampilan bodi sampingnya mencerminkan keseimbangan model 916 dengan layout yang lebih horizontal, mirip dengan motor di ajang MotoGP.
Cluster lampu depannya dilengkapi lampu DRL (Daytime Running Light) berbentuk V ganda khas Ducati. Selain itu posisi berkendara Panigale V4 teranyar turut dirancang untuk meningkatkan aerodinamika pengendara dan kontrol motor di sirkuit.
Bicara performa, Ducati Panigale V4 7G mengusung mesin V4 dengan sudut kemiringan 90 derajat. Mesin bernama Desmosedici Stradale ini berkubikasi 1.103 cc yang mampu menyemburkan tenaga 216 HP pada 13.500 rpm dan torsi maksimum 121,3 Nm pada 11.250 rpm.
Mesin berstandar emisi Euro 5+ ini, dipadukan sistem pendingin radiator serta transmisi counter-rotating shaft dan timing Twin Pulse yang diklaim menghasilkan suara mirip Desmosedici GP yang dipakai pebalap MotoGP.
Performa tinggi motor sport tersebut didukung kemampuan pengereman mumpuni dari Brembo HypureTM monobloc kaliper, serta suspensi depan Öhlins NPX-30 fork dan sokbreker belakang Öhlins TTX 36 shock absorber. Panigale V4 7G juga mengusung ban balap dari Pirelli tipe Diablo Supercorsa V4.
Untuk memaksimalkan kemampuan handling-nya, Panigale V4 7G dibekali steering Öhlins steering berteknologi Öhlins Smart EC 3.0 control system dan Ducati Electronic Suspension (DES) 3.0.
Teknik Pembalap Profesional
Selain itu terdapat sistem Race eCBS baru dari Bosch yang memungkinkan pengendara untuk meniru teknik pembalap profesional dengan mengaktifkan rem belakang selama pengereman dan menikung.
Adapun fitur canggih lainnya yang tersemat di Ducati Panigale V4 7G yaitu Ducati Vehicle Observer (DVO) untuk meningkatkan kontrol elektronik termasuk Ducati Traction Control DVO, Slide Control, Wheelie Control DVO, Power Launch DVO, Engine Brake Control, dan Ducati Quick Shift 2.0, yang menawarkan perpindahan gigi lebih cepat tanpa micro switch.
Panigale V4 7G memiliki panel instrumen canggih dengan layar TFT berukuran 6,9 inci untuk menampilkan berbagai informasi seperti g-Meter untuk akselerasi lateral dan longitudinal, Power&Torque untuk melihat tenaga dan torsi yang disalurkan, serta Lean Angle yang menunjukkan sudut kemiringan, pembukaan throttle, dan tekanan rem.
Selain itu panel instrumennya mampu menampilkan tachometer melingkar di tengah dan indikator gigi, dengan sisi kiri layar untuk pengaturan, navigator, hingga pemutar musik.
Fitur lainnya ada Riding Modes (Race A, Race B, Sport, Road, Wet), Ready for Ducati Data Logger (DDL), dan Ducati Multimedia System (DMS).
Ducati Panigale V4 7G hadir dalam satu opsi warna yakni Ducati Red dengan rangka berkelir Urban Grey dan pelek berwarna hitam.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.