KABARBUSA.COM - Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Slamet Sugiharto tercatat melakukan transaksi pembelian saham INCO. Merujuk keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) aksi ini dilakukan pada 8 Januari 2026.
Dalam laporan keterbukaan informasi, Slamet membeli sebanyak 8.000 saham INCO dengan harga transaksi di Rp5.975. Disebutkan, transaksi tersebut dilakukan secara langsung.
Sebelum transaksi itu, Slamet tercatat belum memiliki saham INCO. Setelah pembelian, kepemilikan menjadi 8.000 saham dengan porsi kepemilikan setara 0,0001 persen dari total saham beredar Perseroan.
Dalam laporan yang disampaikan ke otoritas, pembelian saham tersebut dilakukan Slamet untuk tujuan investasi. Selain itu, transaksi tidak mengubah struktur pengendalian saham INCO.
Disebutkan jika Slamet bukan merupakan pengendali saham emiten nikel tersebut. Adapun, transaksi dilakukan dalam status kepemilikan saham biasa.
Sementara itu pada sesi I perdagangan hari ini, Senin, 12 Januari 2026, saham INCO menguat sebesar 1,19 persen atau naik 75 poin ke level Rp6.375. Sepanjang sesi tersebut, INCO sempat mencapai level tertingginya di harga Rp6.550.
Merujuk data perdagangan Stockbit, dalam satu pekan terakhir, saham INCO membukukan penguatan 13,39 persen dengan pergerakan harga dari Rp5.500 menuju area Rp6.500.
Penguatan lebih tajam terlihat pada periode satu bulan, saham ini mengalami lonjakan sebesar 64,51 persen, bergerak dari level Rp3.800 hingga menyentuh harga Rp6.500.
Dalam rentang waktu tiga bulan, saham INCO masih mencatatkan kenaikan 39,87 persen, sementara periode enam bulan penguatan mencapai 8,622 persen dengan titik awal di kisaran Rp3.320.
Sedangkan secara year to date (ytd), saham INCO menguat 22,71 persen, bergerak dari level Rp5.125 menuju area Rp6.500. Sementara pada periode satu tahun, saham ini mencatat kenaikan signifikan sebesar 85,13 persen dari level Rp1.825. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.