Logo
>

Ditopang Indeks S&P 500, Wall Street Ditutup Menguat

Catatan positif Wall Street pada perdagangan kemarin ditopang oleh dua indeks yakni S&P 500 dan Nasdaq.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Ditopang Indeks S&P 500, Wall Street Ditutup Menguat
Ilustrasi: Suasana dalam New York Stock Exchange atau Wall Street. (Foto: Wikimedia Commons)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026. Penguatan ini dipicu oleh sikap investor yang bersiap untuk serangkaian laporan pendapatan perusahaan-perusahaan besar dan pembaruan kebijakan suku bunga dari The Fed akhir pekan ini.

    Catatan positif Wall Street pada perdagangan kemarin ditopang oleh dua indeks yakni S&P 500 dan Nasdaq. Perlu diketahui, kedua indeks ini mencapai level tertinggi lebih dari seminggu dan mencatatkan kenaikan terpanjang sejak Desember.

    Mengutip Reuters, kenaikan harga saham sejumlah perusahaan raksasa menjadi pendorong utama bagi indeks S&P 500. Perusahaan-perusahaan itu di antaranya Apple, Microsoft, Alphabet, Broadcom, dan Meta.

    Adapun disebutkan, Apple, Meta, Microsoft, dan Tesla dijadwalkan melaporkan hasil kinerja kuartalan pada akhir pekan ini. Laporan ini  akan menjadi ujian penting bagi reli yang didorong oleh euforia seputar AI.

    Investor akan mencari tanda-tanda hasil yang terukur dari pengeluaran untuk AI. Dengan kekhawatiran atas valuasi yang tinggi di sektor teknologi, panduan akan sangat penting. Bahkan sedikit kesalahan pun dapat memicu peninjauan ulang terhadap investasi di bidang AI.  

    "Anda melihat bahwa sektor komunikasi dan teknologi diperdagangkan dengan baik hari ini menjelang pengumuman pendapatan dari banyak perusahaan besar," kata Chris Zaccarelli, kepala investasi Northlight Asset Management di Charlotte, North Carolina.

    "Sepertinya kita sedang mengalami ekspansi dalam keuntungan perusahaan dan ekspansi dalam perekonomian, jadi secara umum, investor bersikap optimis namun tetap waspada dan kemungkinan besar menantikan musim laporan keuangan." tambah dia.

    Jasa komunikasi menjadi sektor dengan kenaikan terbesar di antara 11 sektor industri utama di Indeks S&P 500 selama sesi perdagangan kemarin. Sementara sektor barang konsumsi non-esensial tertinggal karena terhambat oleh saham Tesla.

    Reuters melaporkan hal lain yang menjadi perhatian investor adalah pertemuan The Fed dan pembaruan kebijakan. Meskipun para pedagang melihat probabilitas lebih dari 97 persen bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada, investor akan mengamati petunjuk tentang jalur suku bunga selanjutnya.

    Namun, keputusan tersebut berisiko dibayangi oleh pertanyaan baru tentang independensi bank sentral setelah Departemen Kehakiman membuka penyelidikan terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell bulan ini. Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa pilihan untuk ketua The Fed berikutnya dapat segera diumumkan.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.