KABARBURSA.COM – Perdagangan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) pada Jumat, 23 Januari 2026, ditutup di level auto rejection bawah (ARB) setelah mencatat penurunan harga 14,85 persen ke posisi 9.175.
Pada hari yang sama, investor asing mencatatkan penjualan bersih di pasar reguler. Data historis menunjukkan perubahan arah arus dana asing dalam beberapa hari terakhir.
Pada perdagangan Jumat, nilai transaksi PTRO mencapai Rp2,54 triliun dengan volume 2,71 juta lot dan frekuensi 95.321 kali. Investor asing membukukan pembelian senilai Rp398,35 miliar dan penjualan Rp457,03 miliar. Dengan struktur tersebut, PTRO mencatat net foreign sell sebesar Rp58,69 miliar.
Sehari sebelumnya, Kamis, 22 Januari 2026, saham PTRO ditutup di level 10.775. Nilai transaksi tercatat Rp1,52 triliun dengan volume 1,33 juta lot dan frekuensi 53.490 kali. Pada perdagangan tersebut, investor asing juga mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp54,96 miliar.
Pergerakan arus dana berbeda terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026. Saham PTRO ditutup di level 12.375 dengan nilai transaksi Rp637,72 miliar dan volume 516,54 ribu lot. Pada hari itu, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp38,92 miliar.
Aliran dana asing yang lebih besar tercatat pada Selasa, 20 Januari 2026. Saham PTRO ditutup di level 12.725 dengan nilai transaksi Rp790,52 miliar dan volume 628,62 ribu lot. Investor asing membukukan pembelian bersih sebesar Rp211,25 miliar pada perdagangan reguler.
Pada Senin, 19 Januari 2026, saham PTRO juga mencatatkan pembelian bersih oleh investor asing. Saham ini ditutup di level 12.775 dengan nilai transaksi Rp405,53 miliar dan volume 315,70 ribu lot. Net foreign buy pada hari tersebut tercatat sebesar Rp88,62 miliar.
Rangkaian data perdagangan tersebut memperlihatkan perubahan arah arus dana asing dalam rentang lima hari. Pembelian bersih yang terjadi pada 19 hingga 21 Januari 2026 beralih menjadi penjualan bersih pada 22 dan 23 Januari 2026.
Adapun seluruh transaksi berlangsung di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI).
| Tanggal | Harga Penutupan | Net Foreign | Nilai Net Foreign | Frekuensi |
|---|---|---|---|---|
| Senin, 19 Jan 2026 | 12.775 | Buy | Rp88,62 miliar | 27.845 |
| Selasa, 20 Jan 2026 | 12.725 | Buy | Rp211,25 miliar | 41.392 |
| Rabu, 21 Jan 2026 | 12.375 | Buy | Rp38,92 miliar | 33.118 |
| Kamis, 22 Jan 2026 | 10.775 | Sell | Rp54,96 miliar | 53.490 |
| Jumat, 23 Jan 2026 | 9.175 (ARB) | Sell | Rp58,69 miliar | 95.321 |
Tabel: Perbandingan Arus Dana Asing dan Frekuensi Perdagangan PTRO. (Diolah Kabarbursa.com)
Pada perdagangan Jumat, komposisi transaksi menunjukkan dominasi pelaku domestik. Porsi transaksi domestik tercatat sebesar 83,18 persen dari total nilai perdagangan PTRO. Sementara itu, porsi transaksi investor asing berada di level 16,82 persen.
Struktur antrean pada perdagangan terakhir memperlihatkan penawaran jual terkonsentrasi di harga penutupan. Saham PTRO terkunci di ARB sejak menyentuh level 9.175 dan bertahan hingga penutupan.
Aktivitas transaksi tetap berlangsung aktif meski harga tidak bergerak keluar dari batas bawah. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.