Logo
>

Gejolak AS–Iran Seret Wall Street ke Zona Merah

Mayoritas saham Wall Street terkoreksi tipis. Indeks S&P 500 ditutup menurun 0,2 persen,

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Gejolak AS–Iran Seret Wall Street ke Zona Merah
Ilustrasi: Suasana dalam New York Stock Exchange atau Wall Street. (Foto: Wikimedia Commons)

KABARBURSA.COM - Indeks saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street, ditutup koreksi pada perdagangan Senin, 20 April 2026 karena investor masih memantau kondisi konflik antara AS-Iran.

Mengutip APnews, mayoritas saham Wall Street terkoreksi tipis. Indeks S&P 500 ditutup menurun 0,2 persen, Dow Jones Industrial Average menyusut 0,1 persen, dan Nasdaq melemah 0,3 persen.

APnews melaporkan, melemahnya saham-saham AS tersebut tidak lepas dari sikap investor yang menunggu kabar kesepakatan antara AS-Iran.

Disebutkan, perusahaan-perusahaan dengan tagihan bahan bakar besar di Wall Street mengalami kerugian menyusul kenaikan harga minyak mentah sepanjang perang terjadi.

Saham Norwegian Cruise Line Holdings turun 3,5 persen dan Royal Caribbean Group kehilangan 1,1 persen. Sementara Saham United Airlines anjlok 2,8 persen, dan American Airlines turun 4,2 persen.

Sentimen positif tetap menyelimuti Wall Street di tengah koreksi ini.  Menurut sumber yang sama, perusahaan-perusahaan di AS mencatat laporan keuangan yang positif pada kuartal I 2026. Hal inilah yang membuat saham-saham AS menguat beberapa akhir-akhir ini. 
 

Bersama dengan JPMorgan Chase, Bank of America, dan bank-bank besar lainnya, sekitar 10 persen perusahaan di S&P 500 telah melaporkan hasil keuangan mereka untuk awal tahun 2026.

FactSet melaporkan hampir sembilan dari 10 perusahaan-perusahaan tersebut membukukan laba yang lebih besar dari perkiraan analis.

"Jika perusahaan-perusahaan lain dalam indeks tersebut sesuai dengan ekspektasi analis, secara keseluruhan laba per saham untuk perusahaan-perusahaan S&P 500 akan berakhir 13 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya," menurut FactSet.  (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.