KABARBURSA.COM-PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah memberikan tanggapan terhadap kabar rencana merger dengan Grab Holdings Ltd. Dalam pengumuman resmi, manajemen GOTO dengan tegas membantah rumor tersebut.
Sekretaris Perusahaan GoTo, R. A. Koesoemohadiani, menyatakan bahwa pihaknya bahkan baru mengetahui kabar tentang isu merger tersebut dari media massa. Melalui pengumuman yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Diani, mewakili manajemen GOTO, menegaskan bahwa pada dasarnya mereka tidak dapat mengomentari spekulasi yang beredar di pasar.
"Kami ingin menekankan bahwa pada saat ini tidak ada pembicaraan terkait hal tersebut," demikian bunyi surat yang dikirimkan kepada Bursa Efek Indonesia pada hari Selasa 13 Februari 2024.
Diani juga menegaskan bahwa saat ini GOTO memiliki fundamental yang kuat dan posisi keuangan yang semakin kokoh. Hal ini sejalan dengan pencapaian positif GOTO dalam mencapai EBITDA yang positif pada kuartal IV-2023.
Lebih lanjut, GOTO juga diharapkan akan menerima pendapatan dari layanan e-commerce setiap kuartal dari PT Tokopedia setelah penggabungan dengan TikTok dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada kinerja GOTO.
"GOTO akan terus mendorong pengembangan inovasi produk dan keunggulan operasionalnya dalam layanan on demand dan teknologi keuangan," ungkap Diani.
Bloomberg melaporkan bahwa GOTO dan Grab sedang kembali dalam pembicaraan awal untuk melakukan penggabungan bisnis. Namun, langkah korporatif ini masih dalam tahap diskusi awal.
Menurut sumber dari Bloomberg, perusahaan berbasis di Singapura ini berencana untuk mengakuisisi GOTO menggunakan uang tunai, saham, atau kombinasi keduanya.