KABARBURSA.COM – Pergerakan saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, memperlihatkan fase performa yang relatif solid dengan dukungan arus beli yang dominan, khususnya dari investor asing.
HRUM ditutup menguat 4,20 persen ke level 1.240, setelah sempat bergerak dalam rentang 1.215 hingga 1.315. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan lonjakan volume transaksi yang mencapai sekitar 1,1 juta lot dan nilai transaksi Rp139,1 miliar. Partisipasi pasar hari ini berada di atas rata-rata.
Struktur orderbook memberikan gambaran awal mengenai karakter kenaikan harga ini. Di sisi bid, antrean beli terlihat tebal dan berlapis sejak area 1.200 hingga 1.230, dengan konsentrasi terbesar berada di kisaran 1.200–1.210.
Lapisan bid ini berfungsi sebagai bantalan harga yang cukup kuat, menunjukkan bahwa setiap koreksi intraday cenderung langsung diserap oleh permintaan. Sementara itu, di sisi offer, suplai memang muncul bertahap dari 1.235 hingga 1.280, namun volumenya relatif terdistribusi dan tidak membentuk dinding jual yang agresif.
Ini menandakan tekanan jual masih dapat diimbangi oleh minat beli yang konsisten.
Sementara itu, dari data trade book, sejak awal sesi, kurva buy volume bergerak lebih cepat dan berada di atas kurva sell volume. Lonjakan buy volume terlihat tajam pada paruh awal perdagangan dan tetap berlanjut secara stabil hingga menjelang penutupan sesi, sementara sell volume naik dengan kemiringan yang lebih landai.
Kenaikan harga HRUM hari ini didorong oleh permintaan yang aktif, bukan sekadar efek penahan harga atau tarik-menarik jangka pendek.
Arus dana asing menjadi faktor kunci dalam dinamika ini. Data menunjukkan foreign buy mencapai sekitar 44,27 juta saham, jauh melampaui foreign sell yang berada di kisaran 8,72 juta saham. Dengan demikian, net foreign buy tercatat sekitar 35,55 juta saham.
Dominasi pembelian asing ini memberikan sinyal bahwa penguatan HRUM tidak hanya bersifat spekulatif jangka pendek, melainkan mendapat dukungan arus dana yang lebih berkelanjutan. Kehadiran asing dalam skala sebesar ini juga biasanya diikuti dengan kecenderungan menjaga area harga tertentu agar tidak mudah terlepas.
Dengan kombinasi orderbook yang relatif bersih di sisi atas, trade book yang menunjukkan dominasi beli, serta net foreign buy yang signifikan, pergerakan HRUM saat ini mencerminkan fase akumulasi aktif.
Selama lapisan bid di area 1.200–1.210 tetap terjaga dan volume beli tidak menyusut drastis, ruang bagi harga untuk melakukan uji lanjutan ke area atas masih terbuka. Namun, area 1.260–1.280 mulai berperan sebagai zona uji, karena di kisaran tersebut suplai mulai muncul lebih konsisten.
Secara keseluruhan, data intraday memperlihatkan bahwa HRUM sedang berada dalam fase on perform, dengan aliran dana yang mendukung dan struktur transaksi yang relatif sehat. Arah pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh keberlanjutan buy volume, khususnya dari asing.
Selama tekanan jual tidak melonjak tajam dan arus beli tetap dominan, pergerakan harga cenderung melanjutkan penguatan secara bertahap, dengan pola naik yang lebih terkontrol dibanding lonjakan sesaat.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.