KABARBURSA.COM - PT Elnusa Tbk (Elnusa) optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai industri energi berbarengan dengan HUT ke-55 perusahaan pada Rabu, 11 September 2024. HUT dengan tema "Accelerating Excellence, Energizing the Future" ini menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam mempercepat inovasi, keunggulan, dan kontribusi di sektor energi Indonesia.
Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja, menyebut selama lebih dari lima dekade, Elnusa telah menjadi perusahaan terpercaya dalam industri jasa energi nasional.
"Tema tahun ini, mencerminkan komitmen kami untuk terus memperkuat kinerja operasional dan berinovasi guna menghadapi tantangan masa depan," ujarnya dalam keterangan resmi di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip, Kamis, 12 September 2024.
Bachtiar mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa Elnusa tidak hanya tumbuh bersama Indonesia, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong keberlanjutan energi.
Perlu diketahui, Elnusa berhasil mempertahankan kinerja operasi yang solid selama semester pertama tahun 2024. Pada semester pertama 2024. Perusahaan berhasil menyelesaikan berbagai proyek strategis di sektor hulu migas, termasuk survei seismik 2D sepanjang 198 km dan survei 3D seluas 1.971 km².
Selain itu, Elnusa juga mencatatkan keberhasilan dalam layanan pengeboran dan perawatan sumur, Wireline Services (WLS), Pressure & Pumping Services (PPS), Welltesting Services (WTS). EPC OM, dan proyek engineering.
Sepanjang semester pertama 2024, Elnusa mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Pendapatan perusahaan meningkat sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Laba bersih perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 12 persen, yang mencerminkan pengelolaan biaya yang efisien dan optimalisasi sumber daya.
Kinerja saham Elnusa (kode saham: ELSA) menunjukkan tren yang positif dengan peningkatan harga saham sebesar 15 persen hingga Agustus 2024. Hal ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan Elnusa.
Dengan berbagai proyek yang telah diselesaikan dan kinerja operasi yang solid, perusahaan optimis dapat terus memperkuat posisinya di industri energi serta berkontribusi pada keberlanjutan energi Indonesia.
"Kami berterima kasih kepada para pemegang saham yang terus mendukung langkah strategis perusahaan. Kinerja saham yang positif ini menunjukkan keyakinan pasar terhadap arah masa depan Elnusa," kata Bachtiar.
Kembangkan Slurry Merah Putih
PT Elnusa Tbk (ELSA) anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan pengembangan inovasi semen slurry merah putih. Elnusa menyampaikan kini semen slurry merah putih hadir dengan lebih banyak keunggulan serta harga lebih ekonomis dengan performa teknis lebih bagus.
Di antaranya ialah compressive strength (kemampuan menahan tekanan) lebih tinggi, slurry lebih mudah dipompakan kedalam sumur.
Direktur Utama Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja, mengungkapkan inovasi pertama dari slurry merah putih telah diterapkan pada 8 sumur di lapangan Tunu, Blok Mahakam. Seperti dalam keterangannya, Senin 2 September 2024.
Menurut dia, semen slurry merah putih sudah memberikan value added yang luar biasa bagi PHM. Pertama, dari sisi safety bisa terjaga dari efek shallow gas zone yang bisa berbahaya. Kedua, dari sisi biaya, juga bisa reduce cost untuk biaya cementing-nya yang lebih murah dari produk lain dipasaran.
“Yang ketiga, ini adalah karya anak bangsa, original produk Elnusa dengan memanfaatkan material-material yang mayoritas produk lokal juga,” ungkap Bachtiar dalam keterbukaan informasi BEI dikutip, Senin, 2 September 2024.
Sukses dengan inovasi awal, Elnusa kemudian mengembangkan ramuan Slurry Merah Putih 2.0 yang saat ini juga telah dimanfaatkan pada 8 sumur di WK Mahakam, dan masih akan terus bertambah.
Bachtiar menyebut, slurry merah putih versi 2.0 memiliki harga yang lebih ekonomis 15-20 persen dibandingkan dengan versi sebelumnya.
“Untuk spesifikasi teknisnya pun lebih unggul dari versi sebelumnya dengan memiliki rata-rata compressive strength lebih tinggi untuk 24 jam pertama dan memiliki rheology yang lebih rendah sehingga mengurangi friction pressure dan surface pressure, serta mendapatkan stabilitas di rheology yang lebih rendah,” terang Bachtiar.
Pemanfaatan semen slurry merah putih juga cocok diterapkan untuk membantu meningkatkan produksi migas. Seperti diketahui, banyak lapangan migas saat ini yang sudah mature dan produksinya cenderung depleted atau menurun.
Sehingga perusahaan migas pun mulai mengebor sumur di zona dangkal yang sebelumnya jarang disentuh karena kondisi tanahnya terdapat batu bara, berpasir, serta ada potensi hazard-nya.
ELSA Gasak Rp188 Miliar untuk Capex 2024
Diberitakan sebelumnya, PT Elnusa Tbk (ELSA), telah mengumumkan realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) yang mencapai Rp188 miliar pada paruh pertama tahun 2024. Angka ini mencerminkan sekitar 36 persen dari total target capex perusahaan untuk tahun ini, yang sebesar Rp526 miliar.
Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja, menjelaskan bahwa dana investasi ini dialokasikan untuk mendukung berbagai proyek strategis di tiga lini bisnis utama perusahaan. Pengalokasian anggaran meliputi pengadaan peralatan vital untuk layanan hulu, distribusi energi, dan logistik.
Di sektor layanan hulu, sebagian besar capex digunakan untuk memperkuat kapasitas eksplorasi dan produksi. Ini termasuk pengadaan peralatan seperti HWU Drilling, Mobile Welltest, dan Wireline Cable yang penting untuk operasional eksplorasi dan pengeboran minyak dan gas.
Sementara itu, di sektor distribusi energi dan logistik, capex diinvestasikan dalam pengadaan kendaraan tangki BBM dan pengembangan terminal bahan bakar di Labuan Bajo. Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi distribusi energi serta memperluas kapasitas logistik perusahaan.
“Elnusa juga mengalokasikan capex untuk beberapa proyek penting lainnya, seperti Dredging Barge ETSA, HW-PUDC SCUPND, dan Docking AWB ASLO. Semua proyek ini dirancang untuk memastikan bahwa operasional perusahaan tetap optimal dan sesuai dengan rencana strategis kami,” ujar Bachtiar dalam siaran pers Public Expose Live 2024 yang digelar pada Selasa, 27 Agustus 2024.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.