Logo
>

IHSG Dibuka di Zona Merah, Melemah ke Level 7.559

Pada pembukaan sesi I pagi ini, total volume transaksi mencapai 18,64 miliar lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp588,03 miliar

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka di Zona Merah, Melemah ke Level 7.559
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah usai turun 34,41 poin atau 0,45 persen ke level 7.559,70 pada Selasa, 21 April 2026.

Pada pembukaan sesi I pagi ini, total volume transaksi mencapai 18,64 miliar lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp588,03 miliar dari 87,67 ribu transaksi.

Pergerakan IHSG yang masih berada di zona merah terjadi di tengah tekanan pada sejumlah sektor utama. Sektor energi mencatatkan penurunan sebesar 0,90 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 0,75 persen serta sektor keuangan yang turun 0,18 persen.

Sementara itu, sektor transportasi menjadi penopang utama dengan kenaikan tertinggi sebesar 2,51 persen, disusul sektor teknologi yang menguat 1,01 persen dan sektor industri naik 0,78 persen.

Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham justru mencatatkan lonjakan signifikan. Saham PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) melonjak 30,17 persen ke level 151.

Kenaikan juga terjadi pada saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang bergerak di sektor transportasi dan logistik, naik 24,82 persen ke level 855. Saham PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) turut menguat 24,55 persen ke level 274.

Selanjutnya, saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) naik 24,43 persen ke level 326. Sementara itu, saham PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) ikut menguat 20,00 persen ke level 2.130.

Di sisi lain, tekanan jual juga terlihat pada beberapa saham. Saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) dari sektor perikanan atau non-siklikal turun 10,34 persen ke level 260.

Saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) melemah 9,19 persen ke level 840. Penurunan juga terjadi pada saham PT Golden Flower Tbk (POLU) yang turun 9,09 persen ke level 19.000.

Selain itu, saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) mengalami penurunan 8,06 persen ke level 114. Saham PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) juga melemah 6,90 persen ke level 81.

Diberitakan sebelumnya, IHSG diperkirakan masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa, 21 April 2026. Diketahui, indeks ditutup di zona merah usai melemah 0,52 persen ke level 7.594 per kemarin.

MNC Sekuritas menyebut, posisi IHSG saat ini sedang berada di akhir wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya di akhir wave [a] dari wave B pada label merah.

"Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area terdekat diperkirakan akan menguji 7.245-7.527 sekaligus menutup beberapa area gap-nya," tulisnya dalam riset harian.

MNC Sekuritas menyampaikan, support IHSG hari ini berada di kisaran 7.488-7.351. Sementara area resistance ada di kisaran level 7.700-7.861. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".