Logo
>

IHSG Loyo Lagi, SAFE dan AIMS Masuk Top Gainers

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Loyo Lagi, SAFE dan AIMS Masuk Top Gainers

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM- Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG, dibuka melemah sebesar 10,23 poin atau turun 0,15 persen ke level 7.014,00 pada Kamis, 6 Februari 2025 pukul 09.00 WIB .

    IHSG bergerak dalam rentang 7.029 hingga 7.014, mencatatkan level tertinggi di 7.029 dan terendah di 7.014. Volume perdagangan mencapai 2,64 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp337,48 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 22.720 kali.

    Sementara itu, pergerakan IHSG secara intraday menunjukkan level pembukaan di 7.024,23, dengan level tertinggi di 7.044,71 dan level terendah di 7.008,55.

    Sejumlah saham mencatatkan kenaikan tertinggi atau top gainers pada pembukaan perdagangan ini. Beberapa emiten menunjukkan kinerja yang cukup baik, mendongkrak kenaikan saham dan bisa dipertimbangkan sebagai pilihan investor.

    Steady Safe Tbk dengan kode saham SAFE mencatat lonjakan signifikan sebesar 24,50 persen, naik 74 poin ke level 376. Saham ini menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian di sesi awal perdagangan.

    Artha Mahiya Investama Tbk dengan kode saham AIMS juga mengalami kenaikan cukup tinggi, menguat 17,11 persen atau naik 64 poin ke posisi 438. Saham ini menunjukkan tren positif yang menarik minat pelaku pasar.

    Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk dengan kode saham OBAT turut masuk dalam daftar saham dengan kenaikan tertinggi. Saham ini naik 16,03 persen atau bertambah 76 poin ke level 550.

    Sona Topas Tourism Industry Tbk dengan kode saham SONA juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan 13,59 persen atau 640 poin, sehingga sahamnya diperdagangkan di level 5.350.

    Ancora Indonesia Resources Tbk dengan kode saham OKAS melengkapi daftar saham yang mencatatkan penguatan signifikan. Saham ini naik 13,46 persen atau bertambah 14 poin ke posisi 118.

    Kenaikan tajam pada saham-saham ini mencerminkan optimisme investor terhadap sektor-sektor terkait, sekaligus menjadi perhatian dalam pergerakan pasar hari ini.

    Selain saham yang mengalami kenaikan, sejumlah saham malah mengalami koreksi yang cukup tajam. Mereka mencatatkan penurunan yang cukup signifikan. Kinerjanya turun dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

    Saham pertama yakni Era Graharealty Tbk dengan kode saham IPAC menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam. Saham ini turun 9,70 persen atau terkoreksi 13 poin ke level 121.

    Isra Presisi Indonesia Tbk dengan kode saham ISAP juga mengalami tekanan, melemah 8,33 persen atau turun 1 poin ke posisi 11.

    Lavender Bina Cendikia Tbk dengan kode saham BMBL turut mencatatkan penurunan sebesar 5,88 persen setelah terkoreksi 11 poin ke level 16.

    Planet Properindo Jaya Tbk dengan kode saham PLAN mengalami pelemahan 3,33 persen atau turun 1 poin ke posisi 29.

    Map Aktif Adiperkasa Tbk dengan kode saham MAPA juga mencatatkan koreksi sebesar 3,30 persen setelah turun 30 poin ke level 880.

    Sesuai proyeksi MNC Sekuritas tadi pagi, IHSG yang pada perdagangan Rabu, 5 Februari 2025 ditutup melemah 0,70 persen ke level 7.024, dengan tekanan jual yang masih cukup kuat, dalam jangka pendek, masih berpotensi melanjutkan tren koreksinya dan menguji kisaran 6.974-7.007 sebelum menentukan arah selanjutnya.

    Dalam analisis MNC Sekuritas yang disampaikan pagi ini, Kamis, 6 Februari 2025, disampaikan jika indeks mampu bertahan di atas area support 6.931, ada peluang bagi IHSG untuk rebound dan mengarah ke target terdekat di kisaran 7.129-7.176. Namun, jika tekanan jual semakin dalam dan IHSG menembus 6.931, maka skenario bearish akan semakin kuat dengan potensi koreksi lanjutan menuju level 6.742-6.853.

    Di tengah tren pelemahan IHSG, beberapa saham masih menunjukkan peluang menarik bagi para investor. Berikut adalah analisis beberapa saham pilihan:

    Bank Jago (ARTO): Peluang Rebound di Tengah Koreksi

    ARTO terkoreksi 0,89 persen ke level 2.230 dengan tekanan jual yang masih terasa. Namun, selama harga saham ini mampu bertahan di atas level 2.190, ada peluang bagi ARTO untuk menguat kembali. Saat ini, saham ARTO diperkirakan masih dalam bagian dari wave iv dari wave (c), yang berarti koreksi yang terjadi merupakan bagian dari proses konsolidasi sebelum potensi kenaikan lebih lanjut.

    Surya Esa Perkasa (ESSA): Buy on Weakness di Tengah Tekanan Jual

    ESSA turun 1,82 persen ke level 810 dengan dominasi tekanan jual yang cukup besar. Saat ini, posisi saham ESSA diperkirakan berada dalam fase wave [b] dari wave B, yang mengindikasikan bahwa koreksi masih bisa berlanjut sebelum akhirnya terjadi rebound. Investor yang mencari peluang di harga murah dapat mempertimbangkan skenario buy on weakness dengan memperhatikan area support krusial di 775-805. Jika tekanan jual mereda, saham ini berpotensi menguji target harga di 860-905.

    Indofood Sukses Makmur (INDF): Koreksi Terbatas, Peluang Spec Buy

    INDF terkoreksi cukup dalam, turun 2,27 persen ke level 7.525 dengan tekanan jual yang cukup dominan. Namun, koreksi ini diperkirakan masih dalam bagian dari wave c dari wave (b), sehingga potensi pelemahannya relatif terbatas. Dengan mempertimbangkan kondisi ini, INDF berpeluang mengalami rebound dalam waktu dekat dan mengarah ke level 7.875-8.075.

    Bukit Asam (PTBA): Berada di Awal Tren Penguatan

    Berbeda dengan saham lainnya, PTBA justru mengalami penguatan sebesar 1,12 persen. ke level 2.720, didukung oleh volume pembelian yang cukup tinggi. Namun, kenaikan ini masih tertahan oleh Moving Average 200 (MA200), yang menjadi batas teknikal penting. Saat ini, PTBA diperkirakan berada di awal wave iii dari wave (c) dari wave [b], yang menandakan potensi kenaikan lebih lanjut jika momentum positif tetap terjaga.(*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Desty Luthfiani

    Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

    Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

    Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

    Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".