Logo
>

IHSG Masih Rawan Koreksi, Empat Saham ini Dijagokan Analis

MNC Sekueita menyampaikan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
IHSG Masih Rawan Koreksi, Empat Saham ini Dijagokan Analis
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia (Foto: KabarBursa.com)

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa, 31 Maret 2026.

Diketahui pada perdagangan Senin, 30 Maret 2026, IHSG terkoreksi sebesar 0,08 persen ke level 7.091. MNC Sekuritas menyampaikan penurunan ini disertai dengan munculnya volume pembelian, dan pergerakan indeks telah menembus area support terdekatnya.

MNC Sekueita menyampaikan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam.

"Sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.887," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Namun dikatakan mereka, best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga berpotensi  melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779.

MNC Sekuritas menyebut, area support IHSG hari ini berada di kisaran  7.022 dan 6.917. Sementara daerah resistance ada di sekitaran level 7.302-7.434.

Terdapat empat saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini. Antara lain AGII, ESSA, PTBA, dan TLKM. Berikut detailnya:

1. AGII – Buy on Weakness 
Buy on Weakness: 3.260 - 3.390 
Target Price: 3.600 - 3.780 
Stoploss: below 3.210

2. ESSA – Buy on Weakness 
Buy on Weakness: 720 - 755 
Target Price: 805 - 830 
Stoploss: below 705

3. PTBA – Buy on Weakness 
Buy on Weakness: 3.100-3.140 
Target Price: 3.220 - 3.300 
Stoploss: below 3.040

4. TLKM – Buy on Weakness 
Buy on Weakness: 2.930-3.010 
Target Price: 3.170 - 3,300 
Stoploss: below 2.830. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.