KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan terakhir menguat 0,3 persen ke level 7.936. Kenaikan ini disertai dengan volume pembelian yang solid, yang menandakan adanya sentimen positif di pasar.
Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan berada pada fase wave [v] dari wave 1 dalam struktur wave (3). Artinya, indeks masih menyisakan ruang untuk melanjutkan penguatan dengan potensi menguji area 8.025–8.102.
Namun, investor tetap perlu mewaspadai peluang terjadinya koreksi jangka pendek menuju rentang 7.815–7.831, seiring dengan dinamika pasar yang masih fluktuatif. Untuk level teknis, support terdekat berada di 7.848 dan 7.680, sementara resistance penting berada di 8.008 dan 8.103.
Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
Beberapa saham unggulan menjadi sorotan MNC Sekuritas dengan strategi buy on weakness maupun speculative buy.
Pertama, ADRO. Emiten ini berhasil naik 4,03 persen ke level 1.805, didorong oleh volume beli, meski tertahan oleh garis MA20.
Selama mampu bertahan di atas 1.735 sebagai batas stoploss, saham ini diperkirakan sedang membentuk awal wave [i] dari wave C. Rekomendasi: buy on weakness di 1.765–1.800 dengan target 1.885 hingga 1.990.
Kemudian JPFA, melesat 3,74% ke 1.665 dan masih konsisten berada di atas MA20. Posisi teknikal menunjukkan saham ini berada di awal wave (iii) dari wave [iii]. Rekomendasi: buy on weakness di 1.615–1.645 dengan target 1.725–1.825 dan stoploss di bawah 1.600.
RAJA terkoreksi 2,85 persen ke 2.730, namun diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C dalam struktur wave (Y). Selama bertahan di atas 2.660, saham ini berpotensi berbalik arah. Rekomendasi: speculative buy di 2.700–2.730 dengan target 3.000 hingga 3.400.
Begitu pula dengan TLKM, yang turun 2,76 persen ke 3.170 akibat tekanan jual. Saat ini, posisinya masih berada pada fase wave (iv) dari wave [c]. Rekomendasi: buy on weakness di 2.950–3.070 dengan target penguatan ke 3.300–3.520, dan stoploss di bawah 2.820.
Trading Idea dari CGS International Sekuritas Indonesia
Sementara itu, CGS International Sekuritas menawarkan sejumlah ide trading jangka pendek dengan fokus pada saham berfundamental kuat yang sedang menguji area teknikal penting:
JPFA direkomendasikan speculative buy dengan support di 1.630 dan cut loss di bawah 1.595. Selama bertahan, potensi kenaikan berada di 1.700–1.735.
ANTM juga memiliki support 2.900 dengan cut loss di bawah 2.840. Jika bertahan, peluang rebound menuju 3.020–3.080.
Sementara, MDKA disarankan speculative buy dengan support 2.340 dan cut loss di bawah 2.290. Potensi kenaikan mengarah ke 2.440–2.490.
Untuk INCO, mendapat rekomendasi dengan support 3.760 dan cut loss di bawah 3.680, target kenaikan 3.920–4.000.
Saham SMRA direkomendasikan speculative buy dengan support 456 dan cut loss di bawah 448. Jika bertahan, harga bisa menguat menuju 472–480.
Sedangkan NCKL juga masuk radar dengan support 1.000 dan cut loss di bawah 980, berpeluang menuju 1.040–1.060 dalam jangka pendek.
Outlook Pasar
Secara umum, sentimen pasar domestik masih cukup konstruktif, terlihat dari arus beli yang mulai kembali ke sejumlah saham sektor energi, logam, dan properti. Namun, dinamika global, termasuk fluktuasi harga komoditas dan pergerakan suku bunga global, masih berpotensi menciptakan volatilitas jangka pendek.
Investor disarankan tetap disiplin pada level support–resistance yang ada dan menjaga strategi buy on weakness di saham-saham berfundamental kuat untuk mengoptimalkan momentum kenaikan.(*)