Logo
>

IHSG Rawan Koreksi, Empat Saham ini Direkomendasikan Analis

MNC Sekuritas menyampaikan jika posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian wave (v), wave [c], wave A pada label hitam

Ditulis oleh Hutama Prayoga
IHSG Rawan Koreksi, Empat Saham ini Direkomendasikan Analis
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa, 7 April 2026.

Diketahui pada Senin, 6 April 2026, IHSG ditutup melemah 0,53 persen atau turun 37 poin ke level 6.989. MNC Sekuritas menyebut, penurunan ini didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat.

MNC Sekuritas menyampaikan jika posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian wave (v), wave [c], wave A pada label hitam sehingga IHSG masih berpotensi melemah.

"IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745 - 6.849," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Namun di satu sisi, MNC Sekuritas melihat best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru. Hal ini membuka peluang IHSG mengarah ke penguatan di 7.323 - 7.450.

Adapun MNC Sekuritas menetapkan support IHSG hari ini berada di kisaran 6.917 - 6.846. Sementara untuk resistance indeks berada di area 7.207 - 7.302.

Meski masih rawan melemah, MNC Sekuritas memiliki empat rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Antara lain BKSL, BRPT, ITMG, dan TKIM. Berikut analisanya:

1. BKSL – Spec Buy
Spec Buy: 104 - 107 
Target Price: 113 - 119 
Stoploss: below 103

2. BRPT – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 1.160 - 1.255 
Target Price: 1.610 - 1.890 
Stoploss: below 1.080

3. ITMG – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 26.250 - 26.650 
Target Price: 28.550 - 29.750 
Stoploss: below 26.000

4. TKIM – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 8.450 - 8.600 
Target Price: 9.175 - 9.800 
Stoploss: below 8.350. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.