KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan, Rabu, 13 Mei 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan analis, antara lain: BBCA, BIRD, ISAT dan MINA.
MNC Sekuritas memprakirakan, IHSG masih akan melanjutkan koreksinya sebesar 0,68 persen ke level 6,858 dan disertai dengan tekanan jual yang membentuk lower low. Analis menyatakan, area koreksi minimal yang sebelumnya, yakni 6,838 telah tercapai.
“Posisi pergerakan IHSG diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2). Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6,644-6,727, waspadai area gap yang berada di 6,538-6,585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6,870-6,895,” kata analis MNC Sekuritas dalam keterangan tertulis, Rabu, 13 Mei 2026.
Sementara level support IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 6,745, 6,682 dan resistance di 6,917, 7,069. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan tim analis, yakni BBCA, BIRD, ISAT dan MINA.
Analis memprakirakan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 0,41 persen ke level 6,125 dan masih berada dalam tekanan jual. Pergerakan saham BBCA juga masih berada di bawah MA20 dan melanjutkan tren penurunan.
Secara teknikal, posisi BBCA diperkirakan sedang berada pada bagian wave v dari wave (c) dari wave [y]. Rekomendasi yang diberikan adalah buy on weakness pada area 5,625 hingga 5,900 dengan target harga di 6,425 dan 6,775. Sementara level stoploss berada di bawah 5,575.
Sementara itu, saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun 0,96 persen ke posisi 1,555 dan masih didominasi tekanan jual. Pergerakan saham BIRD juga masih berada dalam fase downtrend.
Secara teknikal, posisi saham diperkirakan tengah membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave Y. Adapun rekomendasi buy on weakness berada di rentang 1,475 hingga 1,525 dengan target harga 1,605 dan 1,680. Stoploss ditetapkan di bawah level 1,450.
Di sisi lain, saham PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 7,80 persen ke level 2,350 dan didukung peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, ISAT diperkirakan sedang berada dalam fase uptrend dan membentuk wave a dari wave (b) dari wave [ii].
Untuk strategi trading buy, area masuk berada pada kisaran 2,230 hingga 2,310 dengan target harga 2,370 dan 2,410. Adapun batas stoploss berada di bawah 2,200.
Sedangkan saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) terkoreksi 6,99 persen ke level 346 dan disertai tekanan jual. Posisi saham MINA diperkirakan sedang berada pada bagian wave [ii] dari wave C. Rekomendasi buy on weakness berada di area 296 hingga 340 dengan target harga 414 dan 474. Sementara level stoploss berada di bawah 288.(*)