Logo
>

IHSG Rawan Turun ke Level 6.800, Analis Rekomendasikan 4 Saham ini

IHSG diproyeksi melemah ke area 6.900, analis rekomendasikan empat saham ini dengan strategi buy on weakness.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
IHSG Rawan Turun ke Level 6.800, Analis Rekomendasikan 4 Saham ini
Ilustrasi papan pantau saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: KabarBursa.com/Desty

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berada di zona merah pada perdagangan, Rabu, 8 April 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan Analis antara lain: AKRA, BMRI, CMRY dan INKP.

MNC Sekuritas memprakirakan, IHSG bakal terkoreksi sebesar 0,26 persen ke level 6,971 dan masih didominasi oleh tekanan jual.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6,745-6,849. Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7,323-7,450,” tulis MNC Sekuritas, Rabu, 8 April 2026.

Sementara level support IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 6,917, 6,846 resistance di 7,207, 7,302. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan tim analis, yakni AKRA, BMRI, CMRY dan INKP.

Saham AKRA tercatat menguat 5,66 persen ke level 1,400 dengan dukungan volume pembelian yang meningkat. Secara teknikal, pergerakan harga diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (Y) dari wave [B].

Pelaku pasar dapat mencermati strategi buy on weakness di kisaran 1,355–1,390 dengan target harga di 1,465 dan 1,510, serta batas stoploss di bawah 1,315.

Sementara itu, saham BMRI mengalami koreksi 2,17 persen ke level 4,510 dan masih berada dalam tekanan jual yang relatif kuat. Secara teknikal, posisi BMRI diperkirakan berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [ii].

Adapun strategi speculative buy dapat diperhatikan pada rentang 4,400-4,470 dengan target harga di 4,560 dan 4,610, serta stoploss di bawah 4,350.

Pada saham CMRY, harga tercatat menguat tipis 0,23 persen ke level 4,390 dengan dukungan volume pembelian, meski belum mampu menembus MA20.

Secara teknikal, pergerakan saat ini diperkirakan berada di awal wave (4) dari wave [C]. Peluang buy on weakness berada di kisaran 4,340–4,390 dengan target harga di 4,600 dan 4,870, serta stoploss di bawah 4,310.

Adapun saham INKP menguat 1,03 persen ke level 9,775 dengan dominasi volume pembelian dan pergerakan yang masih bertahan di atas MA20.

Secara teknikal, posisi INKP diperkirakan berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c]. Investor dapat mencermati strategi buy on weakness pada rentang 8,950–9,500 dengan target harga di 10,150 dan 10,900, serta stoploss di bawah 8,850.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Citra Dara Vresti Trisna

Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.