KABARBURSA.COM - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp23,25 miliar dengan jumlah Rp4,4 per lembar saham.
Manajemen IPCM dalam keterbukaan informasi, Jumat, 19 Desember 2025, menyampaikan pembagian dividen ini telah disetujui oleh direksi Perseroan pada tanggal 5 Desember 2025, sebagaimana telah disetujui juga oleh Dewan Komisaris Perseroan melalui surat tanggal 18 Desember 2025.
Disebutkan, dividen interim akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (DPS) atau recording date pada tanggal 6 Januari 2026 atau pemilik saham Perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan tanggal 6 Januari 2026.
"Bagi Pemegang Saham yang Berhak yang sahamnya tercatat di penitipan kolektif KSEI, pembayarannya akan dilakukan melalui KSEI dan Pemegang Saham yang Berhak akan menerima pembayaran dari Pemegang Rekening KSEI yang bersangkutan pada tanggal 15 Januari 2026," tulis manajemen.
Berikut jadwal pembagian dividen interim yang disampaikan Perseroan:
1. Cum Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi 2 Januari 2026
2. Ex Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi 5 Januari 2026
3. Cum Dividen Interim di Pasar Tunai 6 Januari 2026
4. Ex Dividen Interim di Pasar Tunai 7 Januari 2026
5. Recording Date yang berhak atas Dividen Interim (DPS) 6 Januari 2026
6. Pelaksanaan pembayaran Dividen Interim 15 Januari 2026
Kinerja Kuartal III 2025
Pada kuartal III 2025, IPCM sukses membukukan laba bersih sebesar Rp140,67 miliar, naik 16,16 persen year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain laba bersih, pendapatan emiten jasa pemanduan dan penundaan kapal ini turut meningkat 15,50 persen menjadi Rp1,09 triliun pada kuartal III 2025.
Adapun segmen jasa pelayanan kapal menjadi penopang pendapatan dengan catatan Rp1,06 triliun atau sekitar 96 persen dari total pendapatan. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.