KABARBURSA.COM - Manajemen PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) angkat bicara mengenai dampak usai anak usahanya, PT Energy Sakti Sentosa (PLTA Pakkat) di Sumatera Utara, terkena longsor pada 3 Desember 2025.
Corporate Secretary KEEN, Diana Limardi mengatakan tanah longsor tersebut menyebabkan PLTA Pakkat mengalami kerusakan fasilitas produksi sehingga untuk sementara waktu berhenti beroperasional.
Diketahui, PLTA Pakkat merupakan proyek pembangkit listrik yang menjual listrik kepada PLN. Akibat kejadian ini, PLTA tersebut tidak bisa memasok listrik untuk sementara waktu.
"Dampak dari insiden tersebut adalah untuk sementara waktu, PLTA Pakkat tidak dapat memasok listrik kepada PLN," ujar dia dalam keterangannya, Rabu, 10 Desember 2025.
Adapun dari aspek keuangan, Diana menegaskan perusahaan masih mengkaji bersama dengan pihak-pihak terkait. Ia pun menyatakan jika kejadian longsor di PLTA Pakkat tidak mengganggu kelangsungan usaha Perseroan.
Diketahui, PLTA Pakkat merupakan salah satu dari empat proyek PLTA KEEN yang telah beroperasi secara komersil. Diana menyampaikan proyek - proyek Perseroan lainnya tetap
beroperasi secara normal.
"Serta, proyek terbaru Perseroan yaitu PLTM Salu Noling akan beroperasi secara komersil pada kuartal II 2026," terangnya.
Perseroan sendiri telah menunjuk konsultan untuk melakukan pengakajian terhadap tingkat kerusakan dan upaya rehabilitasi yang dapat dilakukan. Hingga saat ini, pengkajian masih berlangsung.
"PT Energy Sakti Sentosa akan melakukan upaya rehabilitasi fasilitas produksi PLTA Pakkat. Seluruh aset PLTA Pakkat telah di-cover oleh asuransi termasuk Business Interuption," pungkas Diana.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.