Logo
>

Laba Emiten Tol Jusuf Hamka Tertekan meski Pendapatan 2025 Melejit

CMNP mencatat kenaikan pendapatan 41 persen, namun laba bersih turun akibat lonjakan beban dan bunga.

Ditulis oleh Syahrianto
Laba Emiten Tol Jusuf Hamka Tertekan meski Pendapatan 2025 Melejit
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) mencatat lonjakan pendapatan menjadi Rp5,8 triliun sepanjang 2025. (Foto: Dok. CMNP)

KABARBURSA.COM – PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) mencatat lonjakan pendapatan menjadi Rp5,8 triliun sepanjang 2025, naik 41 persen dibandingkan Rp4,1 triliun pada tahun sebelumnya. 

Di sisi lain, laba bersih justru turun menjadi Rp934 miliar akibat peningkatan beban operasional dan bunga.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian, kenaikan pendapatan tersebut didorong oleh peningkatan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol serta penyesuaian tarif pada entitas anak. Namun, beban pokok pendapatan juga meningkat 75,5 persen menjadi Rp3,91 triliun dari Rp2,23 triliun pada 2024.

Direktur Keuangan CMNP Hasyim menyampaikan bahwa perusahaan tetap fokus menjaga kinerja di tengah tekanan biaya. 

“Saat ini Perseroan fokus pada percepatan bisnis serta melakukan optimalisasi manajemen proyek infrastruktur tol yang sedang berjalan sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pertumbuhan untuk memperkuat kinerja keuangan,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Minggu, 5 April 2026.

Kenaikan beban tersebut berdampak pada laba bruto yang hanya tumbuh tipis 0,6 persen menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,87 triliun. Tekanan juga terlihat dari beban umum dan administrasi yang meningkat 61,7 persen menjadi Rp256,4 miliar.

Pada level bottom line, laba bersih tercatat turun 4 persen dari Rp971 miliar menjadi Rp934 miliar. Penurunan ini dipengaruhi oleh peningkatan beban bunga yang berasal dari pinjaman entitas anak.

Selain itu, EBITDA tercatat turun 2 persen menjadi Rp1,91 triliun dari Rp1,95 triliun pada periode sebelumnya. Kenaikan beban operasional dan keuangan menjadi faktor yang tercermin dalam penurunan tersebut.

Dari sisi neraca, total aset CMNP meningkat 12 persen menjadi Rp26,69 triliun. Sementara ekuitas naik 14 persen menjadi Rp16,53 triliun, didorong oleh konversi Waran Seri I sebanyak 1,26 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp980 per saham.

Tambahan modal dari konversi waran tersebut memperkuat struktur permodalan perusahaan serta mendukung keberlanjutan operasional. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan struktur keuangan.

CMNP merupakan emiten pengelola jalan tol yang saat ini dikendalikan oleh pengusaha Jusuf Hamka bersama keluarga. 

Perusahaan ini didirikan pada 1987 oleh Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut Soeharto) dan dikenal sebagai salah satu pelopor konsesi jalan tol swasta di Indonesia.

Dalam struktur kepemilikan terbaru, Jusuf Hamka meningkatkan kepemilikan sahamnya sehingga menjadi pemegang saham pengendali. Ia juga berperan dalam pengelolaan operasional dan pengembangan strategi bisnis perusahaan.

CMNP mengelola sejumlah ruas tol, termasuk Tol Cawang–Tanjung Priok sebagai salah satu aset utama. Aktivitas operasional ini menjadi kontributor utama terhadap pendapatan perusahaan.

Ke depan, CMNP menargetkan percepatan proyek strategis seperti Harbour Road II, Tol Depok–Antasari Seksi 3 dan 4, serta pembangunan Rest Area Cisumdawu. Perusahaan juga berfokus pada efisiensi operasional dan peningkatan kualitas layanan pengguna jalan tol.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.