KABARBURSA.COM – Investor kawakan, Lo Kheng Hong kembali menambah portofolionya di saham properti PT Intiland Development Tbk (DILD).
Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu, 17 Mei 2026, Lo Kheng Hong membeli 15.179.600 saham DILD pada 4 Mei 2026.
Transaksi tersebut dilakukan di harga Rp129 per saham, sehingga nilai pembelian diperkirakan mencapai sekitar Rp1,96 miliar. Dalam laporan itu disebutkan tujuan transaksi adalah untuk investasi.
Aksi beli tersebut meningkatkan jumlah kepemilikan Lo Kheng Hong di DILD dari sebelumnya 718.506.700 saham menjadi 733.686.300 saham. Secara persentase, porsi kepemilikannya naik dari 6,93 persen menjadi 7,08 persen dari total saham yang memiliki hak suara.
Dalam dokumen yang dilaporkan ke regulator, Lo Kheng Hong menyebut transaksi tersebut dilakukan secara langsung dan tidak mengubah statusnya sebagai pemegang saham non-pengendali.
Laporan ini disampaikan berdasarkan ketentuan Pasal 2 Ayat 2 Peraturan OJK (POJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka. Regulasi tersebut mewajibkan setiap pihak yang memiliki minimal 5 persen saham emiten, maupun yang mengalami perubahan kepemilikan, untuk melaporkan transaksinya kepada OJK.
Dokumen yang bernomor LK/17052026/0001/1 itu menunjukkan bahwa Lo Kheng Hong merupakan warga negara Indonesia dan bukan anggota direksi maupun dewan komisaris perseroan. Dalam laporan tersebut juga ditegaskan bahwa transaksi dilakukan secara langsung atas nama pribadi.
Penambahan saham ini mempertegas keyakinan Lo Kheng Hong terhadap prospek bisnis Intiland Development. DILD merupakan emiten properti yang memiliki portofolio proyek residensial, kawasan industri, perkantoran, hingga properti investasi di berbagai kota besar di Indonesia.
Sementara, investor yang sering dijuluki sebagai Warren Buffett-nya Indonesia tersebut, juga memiliki beberapa saham lain. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI per 30 April 2026 terkait laporan keterbukaan informasi pemegang saham dengan kepemilikan minimal 1 persen, terlihat jelas deretan emiten raksasa hingga lapis kedua yang menjadi pundi-pundi kekayaan sang investor legendaris tersebut.
Lo Kheng Hong memiliki 155.382.400 saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) atau setara 5,64 persen,
Selain itu, berdasarkan data yang sama, Lo Kheng Hong juga tercatat sebagai pemegang saham di sejumlah emiten lain, antara lain PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), dan PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN). (*)