Logo
>

Metrodata (MTDL) Kantongi Rp6,7 Triliun di Kuartal I 2026, Ditopang Distribusi TIK

Secara khusus, segmen telekomunikasi (khususnya smartphone) terus menunjukkan ketahanan. Pada kuartal I 2026, segmen ini tumbuh hingga 45,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Metrodata (MTDL) Kantongi Rp6,7 Triliun di Kuartal I 2026, Ditopang Distribusi TIK
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL). (Foto: Dokumentasi Perusahaan)

KABARBURSA.COM - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mampu membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun pada kuartal I 2026. Angka ini meningkat 21,4 persen secara year on year (yoy).

Di sisi lain, MTDL juga sukses meraih laba bersih Rp158,9 miliar di tiga bulan pertama tahun ini, meningkat dibanding periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp153,6 miliar.

Catatan tersebut terutama didorong oleh penghasilan dari unit bisnis Distribusi TIK.  Pada kuartal I tahun ini, unit bisnis Distribusi telah menghasilkan pertumbuhan pendapatan sebesar 23,8 persen YoY.

Portofolio produk MTDL yang beragam terutama dari Notebook dan smartphone menjadi kekuatan utama unit bisnis Distribusi dalam menghadapi kondisi saat ini yang penuh tantangan.  

Secara khusus, segmen telekomunikasi (khususnya smartphone) terus menunjukkan ketahanan. Pada kuartal I 2026, segmen ini tumbuh hingga 45,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.    

“Peningkatan aktivitas pembelian di tingkat dealer di tengah ketatnya ketersediaan produk dan kenaikan harga baik dari Notebook dan smartphone telah membuat unit bisnis Distribusi tetap menjadi mesin pertumbuhan pendapatan utama Perseroan,” kata Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja dalam keterangannya dikutip Kamis, 30 April 2026.

Adapun unit bisnis Solusi dan Konsultasi Digital membukukan pertumbuhan pendapatan 7,2 persen YoY. Pertumbuhan pendapatan unit bisnis ini didukung  peningkatan permintaan layanan dari industri-industri utama, seperti  jasa keuangan dan telekomunikasi.

Permintaan layanan dari industri jasa keuangan tumbuh 10,9 persen YoY, sementara permintaan layanan dari industri telekomunikasi naik 8,8 persen YoY.  

Kinerja yang kuat dari 8 pilar solusi digital MTDL khususnya cloud, managed services dan digital business platform telah berhasil mendorong pertumbuhan pendapatan berulang pada periode ini hingga mencapai 60,5 persen dari total pendapatan unit bisnis Solusi dan Konsultasi, atau meningkat 39,5 persen YoY.

Susanto menyebut meningkatnya risiko geopolitik, keterbatasan rantai pasok, ketidakpastian harga, serta visibilitas permintaan yang terbatas menjadi tantangan nyata di depan mata.  

"Menghadapi kondisi tersebut, MTDL memilih untuk mengeksekusi strategi dengan cara menjaga pangsa pasar, serta memanfaatkan model bisnis, produk dan solusi yang terdiversifikasi untuk mempertahankan pertumbuhan dengan penuh kehati-hatian,” pungkasnya. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.