KABARBURSA.COM – Emiten properti PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) melanjutkan ekspansi sektor komersialnya di awal 2026 dengan meluncurkan produk terbaru Ruko Americano di kawasan Metland Menteng, Jakarta Timur. Peluncuran ini menjadi kelanjutan strategi pengembangan komersial Metland setelah sukses mencatatkan penjualan Ruko Conifera di kawasan yang sama.
Langkah ekspansi tersebut berbarengan dengan pergerakan saham MTLA di pasar modal. Dalam tiga bulan terakhir, harga saham MTLA tercatat menguat sekitar 40,91 persen dan bergerak dari kisaran 440 ke level 620 pada Rabu, 7 Januari 2026. Penguatan tersebut mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek bisnis dan keberlanjutan pengembangan proyek Metland, termasuk segmen properti komersial.
Ruko Americano dikembangkan untuk menangkap meningkatnya aktivitas ekonomi dan pergerakan masyarakat di Metland Menteng yang terus tumbuh sebagai kawasan hunian terpadu sekaligus pusat gaya hidup baru di Jakarta Timur. Produk ini berlokasi di main boulevard Metland Menteng, tepat berdampingan dengan fasilitas olahraga padel, pickleball, dan tenis yang saat ini menjadi magnet kunjungan dan aktivitas harian.
General Manager Metland Menteng Lily Nurlita mengatakan, tingginya minat terhadap ruko di kawasan tersebut mendorong perseroan untuk kembali menghadirkan produk komersial baru dengan konsep yang lebih fleksibel.
“Melihat perkembangan kawasan komersial Metland Menteng yang semakin hidup, kami melihat minat masyarakat terhadap ruko terus meningkat, baik untuk usaha sendiri maupun sebagai instrumen investasi. Ruko Americano kami hadirkan dengan konsep yang lebih fleksibel dan lokasi yang sangat strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Lily dalam keterangan tertulisnya.
Dari sisi desain, Lily menyebut Ruko Americano menawarkan keunggulan extended façade dengan ketersediaan lahan sekitar lima meter di bagian depan yang memungkinkan pemilik memperluas area usaha. Ruko ini terdiri dari tiga lantai, dengan lantai tiga telah dilengkapi dak rooftop yang memberikan fleksibilitas tambahan dalam pemanfaatan ruang.
Ruko Americano dibangun di atas lahan berukuran 5x20 meter persegi dan hadir dalam dua tipe bangunan, yakni tipe 5x10 meter persegi dengan luas bangunan 117 meter persegi serta tipe 5x12 meter persegi dengan luas bangunan 148 meter persegi.
Ekspansi komersial Metland Menteng juga ditopang oleh ekosistem tenant yang terus bertambah. Saat ini kawasan tersebut telah diisi berbagai merek ritel dan kuliner seperti Kampung Kecil, FamilyMart, Tomoro Coffee, Kopi Kenangan, dan DIUBUD Coffee. Ke depan, Metland Menteng menargetkan kehadiran tenant besar seperti Shabu Hachi dan Solaria pada awal 2026, yang diproyeksikan semakin meningkatkan trafik pengunjung.
“Dengan dukungan fasilitas yang terus bertambah dan aktivitas kawasan yang semakin ramai, Ruko Americano memiliki potensi besar sebagai peluang bisnis jangka panjang. Keberadaannya di main boulevard menjadikan ruko ini memiliki visibilitas tinggi dan arus pengunjung yang stabil,” kata Lily.
Ruko Americano dipasarkan dengan harga mulai dari Rp4 miliar dan dilengkapi program promo berupa free AC sebanyak lima unit untuk periode tertentu. Metland juga menegaskan komitmen pembangunan tepat waktu, seiring keberhasilan serah terima Ruko Conifera yang sebelumnya didukung insentif PPN DTP hingga akhir tahun.
Komitmen mereka tidak hanya pada perencanaan, tetapi juga pada realisasi pembangunan. Keberhasilan serah terima Ruko Conivera melalui program PPN DTP hingga akhir tahun menurut dia menjadi bukti bahwa Metland Menteng konsisten membangun tepat waktu dan memberikan kepastian bagi konsumen.(*)