Logo
>

OASA Konsolidasi Usai Reli Tajam, Area 488 Jadi Kunci Arah

Harga OASA bergerak di zona Fibonacci 0,5–0,618 dengan support 426 dan resistensi 488, volume mulai menyusut setelah reli tajam menuju 585.

Ditulis oleh Yunila Wati
OASA Konsolidasi Usai Reli Tajam, Area 488 Jadi Kunci Arah
OASA sedang masuk tahap konsolidasi usai reli panjang. (Foto: Dok Maharaksa Biru Energi)

KABARBURSA.COM – Saham PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) bergerak dalam fase konsolidasi pada timeframe harian setelah sebelumnya mencatat reli kuat dari kisaran 300-an hingga menyentuh puncak di 585. 

Hingga pukul 14.15 WIB, Rabu, 25 Februari 2026, OASA tercatat berada di level Rp460, menguat 4,98 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp442, dengan rentang intraday antara Rp422 hingga Rp472.

Secara teknikal, pergerakan harga saat ini berada di area retracement Fibonacci 0,5–0,618 atau di kisaran Rp456 hingga Rp488. Area tersebut menjadi zona keseimbangan setelah reli tajam sebelumnya, di mana harga bergerak sideways dengan volatilitas yang mulai menyempit. 

Level Rp426 yang merupakan area Fibonacci 0,382 menjadi batas bawah konsolidasi jangka pendek yang terjaga dalam beberapa sesi terakhir.

Struktur harga membentuk pola higher low sejak koreksi dari puncak 585, dengan area Rp388 dan Rp426 menjadi referensi support bertahap. Selama harga bertahan di atas Rp426, struktur tren jangka pendek masih menunjukkan pola konsolidatif dalam tren naik. 

Sebaliknya, apabila tekanan jual membawa harga turun di bawah Rp426, ruang koreksi terbuka menuju area Rp388 hingga Rp326 yang merupakan zona support berikutnya berdasarkan struktur sebelumnya.

Dari sisi indikator, RSI harian berada di kisaran 58 dan bergerak mendekati area netral atas, mencerminkan momentum yang masih terjaga tanpa memasuki kondisi overbought ekstrem. MACD menunjukkan garis sinyal yang mulai mendatar setelah sebelumnya berada di zona positif, sejalan dengan perlambatan momentum reli dan masuknya fase penentuan arah.

Volume transaksi harian tercatat sebesar 112,19 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp80,5 miliar dan frekuensi 1.605 kali. Data order book menunjukkan total antrian beli sebanyak 312.106 lot dengan frekuensi 1.605 kali, sementara antrian jual mencapai 517.989 lot dengan frekuensi 2.840 kali. 

Dominasi sisi offer pada beberapa level harga di atas Rp468 hingga Rp484 menunjukkan suplai masih relatif tebal di area resistensi terdekat.

Area Rp488 menjadi level kunci berikutnya karena berdekatan dengan retracement Fibonacci 0,618. Penutupan harga di atas level tersebut akan membuka ruang uji ke area Rp530 sebagai resistance lanjutan, sebelum kembali mengarah ke puncak sebelumnya di Rp585. 

Sementara itu, kegagalan bertahan di atas Rp456 berpotensi membawa harga kembali menguji Rp426 sebagai support utama konsolidasi.

Pergerakan OASA saat ini mencerminkan fase penyesuaian setelah reli signifikan pada awal tahun 2026. Struktur higher low yang terbentuk menjaga tren jangka pendek tetap konstruktif, dengan area Rp456–Rp488 menjadi zona penentu arah selanjutnya pada timeframe harian.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79