Logo
>

Obligasi Berkelanjutan TOBA Tahap II-2026, Targetkan Dana Rp500 Miliar

Dalam program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I, TOBA menargetkan penghimpunan dana hingga Rp800 miliar

Ditulis oleh Pramirvan Datu
Obligasi Berkelanjutan TOBA Tahap II-2026, Targetkan Dana Rp500 Miliar
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) dijadwalkan mencatatkan penerbitan surat utang senilai Rp500 miliar

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) dijadwalkan mencatatkan penerbitan surat utang senilai Rp500 miliar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini. Dana hasil emisi akan dimanfaatkan untuk refinancing utang lama sekaligus memperkuat modal kerja perseroan.

    Berdasarkan prospektus TOBA terkait rencana obligasi, pada 23 Januari 2026, emiten yang berada di bawah kendali Highland Strategic Holdings Pte Ltd ini akan resmi mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2026 senilai Rp500 miliar, setelah masa penawaran umum berakhir pada 15 Januari 2026.

    Dalam program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I, TOBA menargetkan penghimpunan dana hingga Rp800 miliar. Sebelumnya, Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2025 telah diterbitkan dengan nilai Rp125 miliar.

    Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2026 ini memperoleh peringkat idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan dibagi menjadi tiga seri. Seri A senilai Rp100 miliar memiliki tenor tiga tahun dengan kupon 7,25 persen per tahun. Seri B sebesar Rp175 miliar bertenor lima tahun dengan kupon delapan persen per tahun. Sedangkan Seri C mencapai Rp225 miliar dengan tenor tujuh tahun dan kupon 8,65 persen per tahun.

    Distribusi obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) telah dilakukan pada 22 Januari 2026. TOBA menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi, yakni PT Indo Premier Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT Sucor Sekuritas.

    Sebesar Rp400,93 miliar dari hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk melunasi sebagian pokok Obligasi I Tahun 2023 Seri A yang jatuh tempo pada 3 Maret 2026. Dana Obligasi I-2023 sebelumnya digunakan TOBA untuk membayar utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

    Sementara itu, Rp46,39 miliar akan disetorkan sebagai modal ke anak usaha TOBA, PT Trisensa Mineral Utama (TMU), dan sisa dana akan dimanfaatkan sebagai modal kerja perseroan untuk memperkuat operasi dan ekspansi bisnis di masa mendatang.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Pramirvan Datu

    Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.