KABARBURSA.COM – Musim Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) emiten kembali ramai pada pekan ini, Senin, 18 Mei–Jumat, 22 Mei 2026.
Sejumlah perusahaan dari berbagai sektor mulai dari energi, perbankan, konsumer, konstruksi hingga telekomunikasi dijadwalkan menggelar rapat tahunan maupun luar biasa.
Berdasarkan jadwal RUPS emiten yang dihimpun dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), agenda rapat hari ini, Senin 18 Mei 2026, diisi sejumlah emiten seperti UNIC, MITI, SKRN, BBLD, SMBR, hingga WIIM.
Rapat emiten hari ini berlangsung dengan jadwal yang cukup padat sejak pagi hingga sore hari. HMSP menjadi salah satu emiten yang membuka agenda rapat pukul 09.00 WIB, sementara sejumlah emiten lain seperti UNIC, MITI, SKRN dan SMBR menggelar RUPS pukul 14.00 WIB.
Memasuki Selasa, 19 Mei 2026, perhatian pasar mulai tertuju pada sejumlah saham besar. AMMN dijadwalkan menggelar RUPS pukul 13.00 WIB bersamaan dengan PGGL yang juga masuk agenda rapat pada hari yang sama.
Selain AMMN, sejumlah emiten lain yang menggelar RUPS pada 19 Mei antara lain PPRO, DNET, PTRO, HEXA, hingga WIFI.
Agenda RUPS juga semakin ramai pada Rabu, 20 Mei 2026. Emiten perbankan dan telekomunikasi seperti BJBR, EXCL, serta JSMR dijadwalkan menggelar rapat pada hari tersebut.
Dari sektor konsumer dan energi, CPIN, AALI, SUPR, serta MBAP juga masuk daftar agenda RUPS pada 20 Mei 2026.
Sementara itu, Kamis 21 Mei 2026 diwarnai agenda RUPS sejumlah emiten sektor kesehatan dan konsumer. KLBF, KINO, INTP, hingga EMTK dijadwalkan menggelar rapat pemegang saham.
Pada hari berikutnya, Jumat 22 Mei 2026, agenda RUPS kembali dipadati emiten sektor energi dan infrastruktur. PGAS, SSIA, AADI, hingga SMCB tercatat masuk daftar perusahaan yang akan menggelar rapat.
Selain agenda rutin seperti persetujuan laporan tahunan dan penggunaan laba bersih, sejumlah RUPS pekan ini juga diperkirakan akan membahas pembagian dividen, perubahan susunan direksi dan komisaris, hingga rencana ekspansi usaha pada 2026.
Manajemen emiten dalam berbagai keterbukaan informasi sebelumnya menyebut RUPS menjadi bagian dari implementasi tata kelola perusahaan sekaligus forum pengambilan keputusan strategis bersama pemegang saham.
Bagi pelaku pasar, periode RUPS biasanya turut menjadi perhatian karena berpotensi memunculkan sentimen terhadap pergerakan saham, terutama terkait keputusan dividen, aksi korporasi, maupun perubahan manajemen perusahaan.(*)