KABARBURSA.COM - Grace Natalie, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), baru saja ditunjuk sebagai Komisaris BUMN Holding Tambang MIND ID.
Wanita berusai 41 tahun itu sebelumnya dikenal sebagai jurnalis, sebelum terjun ke dunia politik.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Selasa, 11 Juni 2024, Grace awalnya berkarir sebagai jurnalis yang sering menjadi pembawa acara berita di stasiun televisi seperti SCTV, ANTV, dan TV One. Namanya dikenal luas sebagai pembawa berita yang andal.
Pada bulan Juni 2012, Grace resmi meninggalkan TV One untuk menjabat sebagai CEO Saiful Mujani Research and Consulting, menandai langkah awalnya di dunia politik.
Kemudian pada tahun 2014, Grace membuat langkah mengejutkan dengan mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Saat itu, ia didaulat sebagai Ketua Umum PSI hingga tahun 2021.
Setelah lengser dari jabatan Ketua Umum PSI, Grace menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina di partai tersebut.
Belakangan, Grace ditunjuk sebagai staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum akhirnya menerima jabatan baru sebagai Komisaris MIND ID.
Ketika dikonfirmasi, Grace menyatakan bahwa dirinya memilih untuk tidak aktif lagi di PSI sejak ditunjuk sebagai staf khusus.
“Sejak saya menjadi staf khusus, sudah tidak aktif di PSI,” kata Grace Natalie, Selasa, 11 Juni 2024
Penunjukan Grace Natalie sebagai Komisaris BUMN Holding Tambang MIND ID menambah daftar panjang prestasi dan peran yang telah dijalankannya. Dari jurnalis hingga politisi dan kini menjadi bagian dari jajaran Komisaris BUMN, Grace terus menunjukkan dedikasinya dalam berbagai bidang.
Diangkat Jadi Komisaris Utama MIND ID
Diberitakan sebelumnya, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, mengangkat Fuad Bawazier sebagai Komisaris Utama (Komut). Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan pada Senin, 10 Juni 2024.
Selain itu, RUPST juga menetapkan pengangkatan Grace Natalie Louisa sebagai Komisaris dan Pamitra Wineka sebagai Komisaris Independen.
Rapat tersebut juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Jisman Parada Hutajulu dari jabatannya sebagai Komisaris, yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.
Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, mengungkapkan harapannya bahwa perubahan pengurus ini akan membawa MIND ID menjadi perusahaan tambang yang menciptakan nilai tambah dan berkelanjutan.
“Diharapkan MIND ID dapat menjadi strategic holding yang terunggul dalam hilirisasi sektor pertambangan Indonesia yang mampu membukukan kinerja optimal secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 11 Juni 2024.
Fuad Bawazier memiliki rekam jejak yang kuat di bidang ekonomi dan politik. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 1998 di Kabinet Pembangunan VII dan sebagai Dirjen Pajak periode 1993-1998.
Fuad juga aktif dalam dunia politik, pernah menjadi politikus di Partai Amanat Nasional (PAN), kemudian bergabung dengan Partai Hanura, dan akhirnya menjadi kader Partai Gerindra.
Pada Pilpres 2024, Fuad tercatat sebagai salah satu Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sementara itu, Grace Natalie, yang kini menjabat sebagai Komisaris di MIND ID, adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan juga Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam Pilpres 2024, Grace berperan sebagai salah satu Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran.
Dan, Pamitra Wineka, yang ditunjuk sebagai Komisaris Independen, sebelumnya adalah Komisaris Independen Bank Neo Commerce dan pernah menjabat sebagai CEO TaniHub.
Susunan Komisaris dan Direksi Baru MIND ID
Dengan perubahan yang ditetapkan dalam RUPST tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi MIND ID adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Fuad Bawazier
- Komisaris Independen: Muhammad Munir
- Komisaris Independen: Pamitra Wineka
- Komisaris: Astera Primanto Bhakti
- Komisaris: Grace Natalie
- Komisaris: Nicolaus Teguh Budi Harjanto
Direksi
- Direktur Utama: Hendi Prio Santoso
- Wakil Direktur Utama: Dany Amrul Ichdan
- Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha: Dilo Seno Widagdo
- Direktur Keuangan: Akhmad Fazri
- Direktur Manajemen Risiko dan HSSE: Nur Hidayat Udin
Hendi Prio Santoso menyatakan bahwa perubahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi MIND ID dalam industri pertambangan nasional dan internasional.
Ia berharap bahwa dengan susunan baru ini, MIND ID dapat lebih fokus pada hilirisasi sektor pertambangan, meningkatkan nilai tambah, dan mencapai kinerja yang berkelanjutan.
Dengan adanya perubahan kepemimpinan ini, MIND ID diharapkan dapat memperkuat peran strategisnya dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia.
Fokus pada hilirisasi dan peningkatan nilai tambah menjadi prioritas utama agar MIND ID dapat bersaing di pasar global dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.
Pengangkatan Fuad Bawazier, Grace Natalie, dan Pamitra Wineka diharapkan membawa perspektif baru dan inovatif dalam manajemen MIND ID.
Fuad Bawazier dengan pengalaman luas di bidang ekonomi dan politik, Grace Natalie dengan keahlian dalam kebijakan publik, dan Pamitra Wineka dengan latar belakang kuat di sektor keuangan dan agribisnis, semuanya diharapkan dapat mendorong MIND ID mencapai visinya menjadi perusahaan tambang terkemuka yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.