Logo
>

Proyeksi IHSG Pekan Depan, Pantau Tiga Saham ini

BRI Danareksa mencatat IHSG  memiliki probabilitas naik 80 persen di bulan Desember selama 10 tahun terakhir.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Proyeksi IHSG Pekan Depan, Pantau Tiga Saham ini
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan berkutat di zona merah pada perdagangan pekan depan periode 1-5 Desember 2025.

    BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, IHSG telah overbought jika dilihat dari Jika dilihat dari indikator stochastic dan bollinger bands. Dengan begitu, indeks berpeluang koreksi.

    "Waspadai potensi koreksi dengan level middle band di 8.409 dan lower band di 8.225," tulis BRI Danareksa dalam risetnya, Minggu, 30 November 2025.

    Meski demkian, BRI Danareksa menilai IHSG masih mengalami bullish terjaga di atas MA60. Selama harga masih berada di atas level support pentingnya pada 8.350 - 8.450 masih terdapat potensi lanjutan penguatan dengan resistance di level 8.552 - 8.610.

    Adapun secara historis, BRI Danareksa mencatat IHSG  memiliki probabilitas naik 80 persen di bulan Desember selama 10 tahun terakhir. Hal ini membuat Desember menjadi salah satu bulan paling bullish.

    "Momentum window dressing, santa claus rally dan arus dana akhir tahun biasanya mendorong performa positif pasar," tulis BRI Danareksa.

    Dalam 10 tahun terakhir, BRI Danareksa membeberkan terdapat beberapa saham dengan probabilitas kenaikan 80 persen di bulan Desember, yaitu TLKM, BBRI, PTBA, INDF, dan PGAS.  Saham-saham ini pun dinilai konsisten mendapat minat beli kuat menjelang akhir tahun.

    "Dengan kombinasi probabilitas IHSG yang tinggi dan reliabilitas saham-saham tersebut, Desember menjadi periode yang menarik untuk strategi trading berbasis seasonality," tulis BRI Danareksa.

    Di sisi lain, BRI Danareksa memiliki sejumlah rekomendasi saham yang patut dipantau untuk perdagangan pekan depan. Saham-saham tersebut yakni WIFI, IMPC, dan DEWA. Berikut analisanya:

    PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)

    Secara teknikal, BRI Danareksa menyebut harga WIFI masih dalam trend bullish dan sedang pullback diatas level supportnya pada 3460-3610. Target penguatan di level 3950 - 4190.
     

    PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)

    BRI Danareksa menyebut, secara teknikal harga saham IMPC membentuk pola cup and handle patern dengan neckline di 2.850 - 2.970 sementara target penguatan di 3.310 - 3.520.
     

    PT Darma Henwa (DEWA) 
    Terakhir, BRI Danareksa menilai saham DEWA dinilai masih memiliki harga bullish dan bergerak di atas level support fibbonya di kisaran 386 - 410.

    "Selama berada di atas support tersebut, terdapat potensi penguatan menuju resistancenya di 446 - 488," tulis BRI Danareksa. (*) 

     

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.