KABARBURSA.COM - Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) masih dalam tren menurun atau bearish. Namun, saham ini masih memiliki potensi kenaikan.
BRI Danareksa Sekuritas mencatat pada perdagangan terakhir, saham AMMN mampu bertahan di atas support tyakni 6.075-6.200 dengan volume yang meningkat.
"Jika rebound terjadi, maka target penguatan pada level 6.625 – 6.950," tulis BRI Danareksa dalam risetnya, Senin, 22 Desember 2025.
Adapun pada sesi I perdagangan hari ini, saham AMMN menguat sebesar 0,79 persen atau naik 50 poin ke level 6.375.
Mengutip data Stockbit, dalam sepekan, saham AMMN turun 1,92 persen, dengan rentang harga 6.150 hingga 6.825. Secara bulanan, harga terkoreksi 1,54 persen di kisaran 6.075 hingga 7.100.
Koreksi lebih dalam tercatat pada periode menengah. Dalam tiga bulan, saham emiten tambang tembaga dan emas ini melemah 16,94 persen, sementara dalam enam bulan terkoreksi 16,39 persen.
Tekanan paling besar terlihat pada kinerja Year to Date (YTD) yang mencatat penurunan 24,78 persen, serta kinerja satu tahun yang turun 29,17 persen, dengan rentang harga terendah di area 4.500 dan tertinggi hingga 9.250.
Dari sisi grafik trade book, memperlihatkan bahwa akumulasi transaksi jual konsisten berada di atas transaksi beli sejak pembukaan pasar hingga sesi I. Meski demikian, pergerakan transaksi baik dari sisi beli maupun jual berlangsung bertahap dan stabil, tanpa lonjakan ekstrem.
Jarak antara transaksi jual dan beli juga terlihat relatif konsisten sepanjang sesi, tidak melebar secara signifikan.
Meski begitu, konsensus analis yang dihimpun dari Stockbit terhadap saham AMMN masih menunjukkan kecenderungan positif, walaupun disertai kehati-hatian. Berdasarkan data analyst rating, mayoritas analis merekomendasikan beli terhadap saham ini.
Dari total tujuh analis yang tercatat memberikan penilaian, empat analis merekomendasikan beli, sementara tiga analis memilih tahan. Tidak terdapat rekomendasi sell dalam konsensus tersebut
Sementara itu, dari sisi valuasi, target harga rata-rata analis untuk AMMN berada di level 7.700 per saham. Adapun estimasi target tertinggi dipatok di 11.000, sedangkan estimasi terendah berada di 3.400 per saham. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.