KABARBURSA.COM – Tekanan jual mewarnai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang sepekan terakhir.
Data pasar menunjukkan 10 saham dengan penurunan harga terdalam dalam periode satu minggu, dengan besaran koreksi mencapai lebih dari 50 persen dan kapitalisasi pasar yang tersebar dari ratusan miliar hingga ratusan triliun rupiah.
Koreksi paling dalam terjadi pada saham FILM. Dalam sepekan, harga FILM turun 55,34 persen dan ditutup di level 6.475, dengan kapitalisasi pasar tercatat Rp70,50 triliun.
Tekanan jual serupa terlihat pada saham SSTM. Saham ini melemah 54,14 persen secara mingguan dan berakhir di harga 1.345, dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp1,57 triliun.
Saham MORA juga mencatatkan penurunan tajam. Sepanjang satu minggu perdagangan, MORA terkoreksi 52,46 persen dan ditutup di level 5.550, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp131,24 triliun.
Dari kelompok saham berkapitalisasi besar lainnya, saham NSSS melemah 46,33 persen dalam sepekan. Saham NSSS diperdagangkan di harga 805, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp19,16 triliun.
Penurunan signifikan berikutnya terjadi pada saham UNIQ. Harga saham ini turun 45,95 persen dalam satu minggu dan ditutup di level 160, dengan kapitalisasi pasar tercatat Rp502,24 miliar.
Saham TRUE turut masuk dalam jajaran top losers sepekan. Dalam periode yang sama, TRUE mencatatkan koreksi harga 44,54 persen dan ditutup di harga 193, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp1,46 triliun.
Tekanan jual berlanjut pada saham RMKO, yang mengalami penurunan harga 43,81 persen secara mingguan. Saham ini berakhir di level 590, dengan kapitalisasi pasar Rp737,50 miliar.
Pada saham PADI, koreksi harga tercatat 41,78 persen dalam sepekan terakhir. Saham PADI ditutup di harga 85, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp961,12 miliar.
Saham PIPA juga mencatatkan penurunan signifikan. Dalam satu minggu perdagangan, harga PIPA turun 40,99 persen dan ditutup di level 131, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp448,82 miliar.
Menutup daftar sepuluh saham dengan penurunan terdalam sepekan, saham IFSH melemah 40,47 persen. Saham ini ditutup di harga 1.015, dengan kapitalisasi pasar tercatat Rp2,16 triliun. (*)