KABARBURSA.COM – Aktivitas perdagangan saham selama pekan pendek 30 Maret hingga 2 April 2026 mencatat nilai transaksi hingga Rp14,2 triliun di pasar reguler. Nilai tersebut menjadi yang terbesar di antara broker dalam periode empat hari perdagangan tersebut.
Sebagaimana data yang dihimpun Kabarbursa.com, UBS Sekuritas Indonesia (AK) mencatat nilai beli Rp7,3 triliun dan nilai jual Rp6,9 triliun. Selisih transaksi tersebut menghasilkan posisi net buy sebesar Rp456,2 miliar.
Di posisi berikutnya, Mandiri Sekuritas (CC) membukukan total transaksi Rp11,2 triliun dengan nilai beli Rp5,7 triliun dan nilai jual Rp5,5 triliun. Selisih tersebut menghasilkan net buy Rp197,9 miliar.
Stockbit Sekuritas Digital (XL) mencatat total transaksi Rp10,9 triliun dengan nilai beli Rp5,8 triliun dan nilai jual Rp5,1 triliun. Broker ini membukukan net buy terbesar di antara lima besar, yakni Rp678,3 miliar.
Sementara itu, Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mencatat total transaksi Rp9,2 triliun dengan nilai beli Rp4,1 triliun dan nilai jual Rp5,1 triliun. Selisih tersebut menghasilkan posisi net sell sebesar Rp1,0 triliun.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) melengkapi lima besar dengan total transaksi Rp6,2 triliun. Nilai beli tercatat Rp3,2 triliun dan nilai jual Rp3,0 triliun, menghasilkan net buy Rp237,5 miliar.
Dari sisi volume, aktivitas terbesar tercatat pada Stockbit Sekuritas Digital (XL) dengan 37,1 miliar saham. Mandiri Sekuritas (CC) mencatat volume 16,3 miliar saham, diikuti Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) sebesar 15,5 miliar saham.
UBS Sekuritas Indonesia (AK) mencatat volume transaksi 14,9 miliar saham. Sementara Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mencatat volume 8,6 miliar saham dalam periode yang sama.
Dari sisi frekuensi transaksi, Stockbit Sekuritas Digital (XL) mencatat aktivitas tertinggi sebesar 3,9 juta kali. Mandiri Sekuritas (CC) mencatat 1,3 juta kali, diikuti UBS Sekuritas Indonesia (AK) sebesar 1,2 juta kali.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) mencatat frekuensi 1,0 juta kali, sedangkan Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mencatat 575,6 ribu kali transaksi selama pekan pendek tersebut.(*)