KABARBURSA.COM – Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) dalam fase rebound. Walau begitu, saham masih menguji sejumlah area, di mana masih bisa saja jatuh walaupun potensi kenaikan sudah mulai terbentuk sejak awal Januari.
Pada perdagangan Jumat pagi, 23 Januari 2026, saham BKSL diperdagangkan di level 155, menguat 2,65 persen dibanding penutupan sebelumnya di 151. Rentang intraday relatif sempit, dengan harga sempat bergerak di area 151–157, menandakan dorongan beli masih hadir meski belum disertai lonjakan volatilitas ekstrem.
Jika ditarik ke kerangka harian yang lebih panjang, struktur teknikal BKSL memperlihatkan fase rebound yang cukup jelas. Dari titik terendah 110 pada 5 November 2025, saham ini sempat melesat hingga 193 pada 3 Desember 2025. Lonjakan tersebut kemudian diikuti fase koreksi bertahap dan konsolidasi sepanjang Desember hingga pertengahan Januari.
Pergerakan harga yang kini bertahan di kisaran 150–155 menunjukkan bahwa pasar masih menjaga sebagian besar kenaikan pasca-reli besar, tanpa kembali menguji area low sebelumnya.
Dari sisi candle harian, pola beberapa pekan terakhir cenderung membentuk higher low dibanding titik koreksi di awal November, sementara area 145–150 berulang kali berfungsi sebagai zona penyangga harga.
Setiap kali harga mendekati area tersebut, tekanan jual terlihat mereda dan diikuti pantulan, mencerminkan adanya minat beli yang konsisten di level bawah. Hal ini menjelaskan mengapa penurunan harga sejauh ini lebih banyak bersifat koreksi teknikal, bukan pembalikan tren penuh.
Volume perdagangan menjadi elemen penting dalam membaca pergerakan BKSL. Pada fase kenaikan besar November–Desember, volume melonjak signifikan, menandakan partisipasi pasar yang luas. Memasuki Januari, volume relatif menurun seiring masuknya fase konsolidasi, namun tidak jatuh ke level ekstrem rendah.
Pola ini umumnya mencerminkan pasar yang sedang menunggu katalis lanjutan, bukan distribusi agresif. Aktivitas hari ini yang relatif tenang mengindikasikan tidak adanya tekanan jual besar meski harga sudah naik beberapa sesi.
Secara teknikal, posisi harga BKSL saat ini berada di tengah rentang 110–193, atau di area retracement yang wajar setelah reli tajam. Selama harga bertahan di atas zona konsolidasi bawah sekitar 145–150, struktur teknikal jangka pendek masih tergolong terjaga. Area 157–160 menjadi zona uji terdekat karena berdekatan dengan beberapa puncak minor sebelumnya.
Jika harga mendekati area tersebut, respons pasar—apakah terjadi penyerapan beli atau justru penambahan tekanan jual—akan menjadi indikator penting untuk membaca kekuatan lanjutan tren.
Di sisi bawah, penurunan ke area 135–140 akan menempatkan harga lebih dekat ke batas bawah konsolidasi yang lebih lebar sejak Desember. Area ini menjadi titik krusial untuk menilai apakah koreksi masih dalam koridor teknikal normal atau mulai menggerus struktur pemulihan yang terbentuk sejak November.
Dengan kombinasi harga yang menguat hari ini, volatilitas intraday yang terkendali, serta struktur grafik harian yang masih menjaga higher low, perdagangan BKSL pada sesi ini mencerminkan fase konsolidasi aktif setelah reli besar, bukan euforia lanjutan maupun tekanan jual masif.
Pasar tampak sedang menguji keseimbangan baru, di mana arah berikutnya akan sangat ditentukan oleh respons harga di area resistensi menengah dan ketahanan di zona penyangga bawah dalam beberapa sesi ke depan.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.