Logo
>

Kabar IPA Convex 2026 Bikin Segar PGAS, Koleksi?

PGAS menguat di tengah kabar kesepakatan strategis pasokan gas bumi dan LNG di IPA Convex 2026. Volume beli mulai naik saat saham mencoba keluar dari tekanan jangka pendek.

Ditulis oleh Yunila Wati
Kabar IPA Convex 2026 Bikin Segar PGAS, Koleksi?
Kontrak LNG dan gas bumi yang ditandatangani PGAS pada event IPA Convex 2026, membuat investor kembali melirik saham ini untuk dikoleksi. (Foto: dok PGAS)

KABARBURSA.COM – Kabar kesepakatan strategis pasokan gas bumi dan LNG domestik yang baru saja diamankan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) di ajang IPA Convex 2026, membuat saham ini segar dan kembali diperhitungkan.

Di sesi terakhir perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, pasar merespon kabar tersebut dengan baik, hingga saham ditutup menguat 1,39 persen dan berakhir di level 1.825. Penguatan ini cukup menarik, karena bersamaan dengan meningkatnya volume pembelian setelah saham sempat bergerak berat dalam beberapa sesi sebelumnya.

Sepanjang perdagangan kemarin, PGAS bergerak dalam rentang 1.790 hingga 1.835. Saham sempat mendapat tekanan di awal sesi, namun perlahan mulai dipungut pelaku pasar.

Nilai transaksi PGAS tercatat cukup ramai dengan volume yang meningkat dibanding perdagangan sebelumnya. Pergerakan tersebut memperlihatkan mulai adanya rotasi dana ke saham energi, terutama yang memiliki cerita fundamental dan katalis jangka panjang.

Kontrak LNG dan Gas Bumi

Sentimen utama datang dari langkah PGN yang memperkuat kontrak pasokan gas bumi domestik dan LNG jangka panjang. Dalam IPA Convex 2026, PGN menandatangani sejumlah kesepakatan penting mulai dari perpanjangan pasokan gas WK Corridor, kerja sama dengan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), hingga pengamanan pasokan LNG Abadi Masela.

Pasar membaca langkah tersebut sebagai upaya PGN menjaga keberlanjutan distribusi energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan gas domestik. Di saat yang sama, strategi integrasi pasokan gas pipa dan LNG juga dinilai memperbesar fleksibilitas bisnis PGAS ke depan.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan kombinasi pasokan gas pipa dan LNG domestik menjadi bagian dari strategi perusahaan menjaga keberlanjutan penyaluran energi sekaligus meningkatkan fleksibilitas pemenuhan kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah.

“PGN terus memperkuat pengelolaan pasokan gas bumi secara terintegrasi melalui kombinasi pasokan gas pipa dan LNG yang bersumber dari dalam negeri,” ujar Fajriyah.

Pantau Area 1.785-1.815

Secara teknikal, penguatan kemarin mulai memberi sinyal perubahan momentum jangka pendek. Saham PGAS kini diperkirakan sedang berada pada awal wave C dari wave (B), sehingga ruang penguatan masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support penting.

Pelaku pasar kini mulai memantau area 1.785 hingga 1.815 sebagai zona menarik untuk strategi trading buy. Area tersebut dianggap menjadi titik akumulasi pendek setelah saham berhasil kembali bergerak di atas area psikologis 1.800.

Jika momentum beli berlanjut, PGAS berpeluang menguji resistance terdekat di 1.870. Sementara apabila volume transaksi terus meningkat dan sentimen energi tetap terjaga, ruang menuju 1.935 mulai terbuka.

Meski begitu, pasar masih perlu mewaspadai potensi volatilitas jangka pendek. Sebab selama PGAS belum mampu menembus area resistance kuat secara konsisten, pergerakan naik masih berpotensi disertai aksi ambil untung cepat.

Untuk perdagangan hari ini, arah pergerakan PGAS kemungkinan masih akan dipengaruhi respons pasar terhadap sentimen kerja sama pasokan gas dan pergerakan saham energi secara umum. Selama mampu bertahan di atas 1.770, momentum penguatan jangka pendek dinilai masih cukup terjaga.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79