Logo
>

RMKE Stock Split 1:5 dan Bagikan Dividen, Ada Rencana Apa?

RMKE menyiapkan stock split 1:5 untuk meningkatkan likuiditas dan menjangkau investor ritel. Di tengah aksi korporasi itu, laba kuartal I 2026 ikut melonjak.

Ditulis oleh Yunila Wati
RMKE Stock Split 1:5 dan Bagikan Dividen, Ada Rencana Apa?
Selain rencana pemecahan saham 1:5, RMK Energy juga akan membagikan dividen tunai yang nilainya Rp3,5 per saham. (Foto: dok RMK Energy)

KABARBURSA.COM – PT RMK Energy Tbk (RMKE) resmi mengajukan rencana pemecahan saham atau stock split. Adapun rasionya adalah 1:5. Tidak hanya stock split, emiten logistik dan jasa penunjang batu bara tersebut juga mempersiapkan diri untuk membagi keuntungan.

Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan 20 Mei 2026, RMKE menjelaskan setiap satu saham lama nantinya akan dipecah menjadi lima saham baru. Nilai nominal saham juga berubah dari Rp100 per saham menjadi Rp20 per saham.

Dengan skema tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan melonjak dari 4,37 miliar saham menjadi 21,87 miliar saham. Sementara total modal dasar meningkat dari 14 miliar saham menjadi 70 miliar saham.

Pasar membaca langkah ini sebagai upaya RMKE membuat sahamnya lebih “ringan” diperdagangkan. Manajemen secara terbuka menyebut tujuan utama stock split adalah meningkatkan likuiditas saham sekaligus membuat harga saham lebih terjangkau bagi investor ritel.

RMKE juga menegaskan aksi tersebut tidak memiliki dampak terhadap kondisi keuangan perusahaan. Fokus utama tetap pada peningkatan aktivitas perdagangan saham dan perluasan basis investor publik.

Rencana ini sendiri sudah memperoleh persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia pada 8 Mei 2026. Selanjutnya, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026.

Jika seluruh proses berjalan lancar, perdagangan saham dengan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi akan dimulai pada 15 Juli 2026. Sementara distribusi saham hasil stock split dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli 2026.

Pendapatan Kuartal I 2026 Capai Rp816 Miliar

Di tengah rencana aksi korporasi tersebut, kinerja keuangan RMKE juga terlihat mulai kembali menguat. Pada kuartal I 2026, perusahaan membukukan pendapatan Rp816 miliar, melonjak dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp337 miliar.

Lonjakan pendapatan tersebut ikut mendorong laba usaha RMKE menjadi Rp79 miliar dari sebelumnya Rp66 miliar. Sementara laba bersih kuartal berjalan naik menjadi Rp56 miliar dibanding Rp52 miliar pada kuartal I 2025.

Dari sisi profitabilitas, EPS kuartalan RMKE tercatat sebesar Rp12,67 per saham. Meski rasio PER kuartalan terlihat cukup tinggi di kisaran 228 kali, pasar tampaknya lebih fokus pada percepatan pertumbuhan operasional perusahaan sepanjang awal tahun ini.

Kinerja RMKE juga mulai memperlihatkan perbaikan dari sisi pengembalian modal. Return on Equity (ROE) kuartalan tercatat 2,83 persen, sementara Return on Assets (ROA) berada di level 1,63 persen.

Dividen Rp3,5 per Saham

Menariknya, di tengah ekspansi bisnis dan rencana stock split, RMKE juga tetap menyiapkan dividen tunai untuk pemegang saham. Berdasarkan data pembagian dividen, perusahaan berencana membagikan dividen Rp3,5 per saham dengan jadwal cum date pada 25 Juni 2025 dan pembayaran pada 18 Juli 2025.

Meski nilai dividen tahun ini lebih kecil dibanding dua tahun sebelumnya yang masing-masing mencapai Rp7 per saham, pasar mulai melihat RMKE sedang berada dalam fase menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, likuiditas saham, dan distribusi keuntungan kepada investor.

Di sisi valuasi, langkah stock split juga berpotensi membuat saham RMKE lebih aktif diperdagangkan setelah harga teoritis saham menjadi lebih rendah. Kondisi seperti ini biasanya membuat ruang transaksi harian menjadi lebih lebar karena saham lebih mudah dijangkau investor ritel.

Namun pasar tetap akan memantau satu hal penting, yakni apakah peningkatan likuiditas pasca stock split nantinya benar-benar diikuti pertumbuhan fundamental dan kinerja operasional yang konsisten.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79