Logo
>

Program BRI Antar Pasangan Kreatif ini Jadikan Craftote Brand Ekspor Kelas Dunia

Pasangan kreatif Jakarta rintis usaha serat alam dan berhasil ekspor Craftote lewat pendampingan program BRI

Ditulis oleh Moh. Alpin Pulungan
Program BRI Antar Pasangan Kreatif ini Jadikan Craftote Brand Ekspor Kelas Dunia
Pendiri Craftote, Thio Siujinata dan Rika Christina (tengah), berpose bersama mitra dan pembeli asing di stan pameran produk kerajinan berbasis serat alam. Pasangan couplepreneur ini berhasil membawa produk ramah lingkungan mereka menembus pasar ekspor Asia dan Amerika melalui program pemberdayaan UMKM BRI. Foto: Dok. BRI.

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Pasangan Thio Siujinata dan Rika Christina tak sekadar merintis usaha dari ruang kreatif, tapi juga menjadikannya wahana perubahan sosial. Di bawah nama Craftote, keduanya merajut asa lewat produk kerajinan tangan berbahan dasar serat alam seperti eceng gondok, purun, hingga rotan. Produk-produk ini bukan hanya dijajakan di galeri milik mereka, tapi juga disandingkan dengan secangkir kopi hangat dalam konsep ruang pamer sekaligus kafe.

    “Lebih dari sekadar kafe, kami ingin menciptakan ruang di mana pengunjung bisa menikmati kopi sambil melihat produk yang kami tampilkan. Semua material diproses secara manual oleh pengrajin lokal dan kami juga mendukung gerakan go green,” kata Thio dalam keterangan tertulis Bank BRI, Senin, 7 Juli 2025.

    Diresmikan pada Oktober 2021, Craftote berkembang cepat. Berbekal keahlian desain dan konsistensi pada aspek fungsional-estetis, tas dan dekorasi rumah buatan mereka kini rutin diekspor ke Jepang dan Kanada. Namun, ekspansi itu bukan semata hasil dari kreativitas. Keterlibatan mereka dalam Program Rumah BUMN BRI Jakarta di pengujung 2021 menjadi tonggak penting.

    “Kami awalnya tidak terlalu memahami dunia UMKM. Tapi sejak ikut kelas-kelas di Rumah BUMN, kami mendapat pengetahuan lebih soal business matching, pencatatan keuangan, efisiensi produk hingga pembelajaran soal bisnis model canvas. Jadi, kami melihat bisnis itu bukan hanya soal produksi dan jualan, tapi juga soal survive,” ujar Thio.

    Sejak saat itu, Craftote aktif mengikuti berbagai program lanjutan BRI seperti UMKM EXPO(RT) 2025 dan BRI Incubator. Tak sekadar memperluas pasar, kedua program itu juga membekali mereka dengan pengetahuan strategis untuk menghadapi persaingan ekspor secara berkelanjutan. Target mereka berikutnya adalah menjajaki pasar Eropa.

    Tapi bagi Thio dan timnya, keberhasilan tak boleh melupakan akar sosial. Di balik geliat usaha, Craftote rutin melibatkan anak-anak panti asuhan dan pemuda dari NTT dalam pelatihan barista dan kewirausahaan. “Bagi Craftote, pertumbuhan usaha sepatutnya berjalan seiring dengan kontribusi sosial yang nyata, memberi ruang bagi lebih banyak individu untuk berkembang bersama,” tegasnya.

    Semangat inilah yang diapresiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Menurut Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, langkah Craftote sejalan dengan visi pemberdayaan UMKM yang terus diperluas oleh BRI. Mereka tak hanya menyuntik pembiayaan, tapi juga menyediakan pelatihan, pembinaan, hingga akses pasar agar UMKM naik kelas dan mampu menjangkau dunia.

    "Kami ingin memastikan UMKM seperti Craftote tidak hanya bertahan, tapi juga dapat terus berkembang dan bersaing di pasar nasional bahkan mampu menembus global,” kata Hendy.(info-bks).
     

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Moh. Alpin Pulungan

    Asisten Redaktur KabarBursa.com. Jurnalis yang telah berkecimpung di dunia media sejak 2020. Pengalamannya mencakup peliputan isu-isu politik di DPR RI, dinamika hukum dan kriminal di Polda Metro Jaya, hingga kebijakan ekonomi di berbagai instansi pemerintah. Pernah bekerja di sejumlah media nasional dan turut terlibat dalam liputan khusus Ada TNI di Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto di Desk Ekonomi Majalah Tempo.

    Lulusan Sarjana Hukum Universitas Pamulang. Memiliki minat mendalam pada isu Energi Baru Terbarukan dan aktif dalam diskusi komunitas saham Mikirduit. Selain itu, ia juga merupakan alumni Jurnalisme Sastrawi Yayasan Pantau (2022).