KABARBURSA.COM - Pasar kripto kembali menunjukkan gairah. Sejumlah aset digital mencatat lonjakan harga signifikan pada Rabu, 2 Juli 2025, dipimpin oleh Dogecoin dan Ethereum yang reli seiring sentimen positif dari pelonggaran kebijakan The Fed, kejelasan regulasi, hingga kabar baik dari dunia perdagangan global.
Dogecoin (DOGE), yang selama ini dikenal sebagai koin meme dengan pergerakan volatil, mencatat kenaikan lebih dari 8 persen dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di level USD0,171.
Penguatan ini cukup signifikan, mengingat DOGE sempat kehilangan tenaga dalam beberapa pekan terakhir. Ethereum (ETH) juga tidak kalah impresif, dengan harga menyentuh di atas USD2.590, naik hampir 8 persen dalam sehari.
Sementara itu, Bitcoin kembali menanjak dan sempat menembus USD109.600 sebelum terkoreksi tipis. Harga ini menjadi yang tertinggi dalam tiga pekan terakhir, dan hanya terpaut sekitar 2 persen dari rekor tertinggi sepanjang masa di level USD111.814 yang tercapai pada Mei lalu.
Menurut Kepala Riset di Grayscale Zach Pandl, pasar kali ini didorong oleh kekuatan altcoin, bukan Bitcoin.
“Bitcoin hari ini duduk di kursi penumpang. Altcoin yang justru menjadi motor utama,” ujarnya dalam pernyataan tertulis kepada Decrypt.
Ia juga menyoroti efek positif dari persetujuan berbagai produk investasi berbasis kripto, seperti exchange traded product (ETP), yang dinilai membuka jalan masuknya modal dari sektor keuangan tradisional ke pasar aset digital.
Pandl menambahkan, meningkatnya kejelasan regulasi di Amerika Serikat telah menarik lebih banyak investor dan pengguna ke dalam ekosistem kripto. Ia memperkirakan banyak aset digital berpotensi menembus rekor tertinggi baru pada paruh kedua tahun ini.
Optimisme pasar tak hanya datang dari dalam dunia kripto. Sentimen positif juga dipicu oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai tercapainya kesepakatan dagang baru dengan Vietnam.
Kesepakatan ini dinilai membuka peluang bagi produsen Amerika, sekaligus mencerminkan upaya pemerintahan Trump meredakan tensi dagang global menjelang tenggat tarif baru pada 9 Juli.
Sementara itu, perusahaan pembayaran kripto Ripple mengonfirmasi telah mengajukan izin perbankan nasional ke Office of the Comptroller of the Currency (OCC), sebagai bagian dari strateginya memperluas cakupan layanan dan meningkatkan legitimasi bisnis di bawah kerangka hukum formal.
Pasar Yakin The Fed Turunkan Suku Bunga
Di sisi kebijakan moneter, pelaku pasar kini semakin yakin bahwa The Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga acuannya, menyusul komentar bernada dovish dari beberapa pejabat bank sentral dalam beberapa hari terakhir.
Pasar obligasi dan aset berisiko pun merespons dengan penguatan. Indeks Nasdaq dan S&P 500 masing-masing ditutup menguat di bawah 1 persen, meskipun sempat menyentuh rekor tertinggi baru awal pekan ini.
Namun tidak semua sentimen mengarah positif. Rancangan anggaran Presiden Trump masih menghadapi hambatan politik di DPR dan berpotensi mengalami penundaan.
Di sisi lain, negosiasi dagang dengan China belum menunjukkan kemajuan berarti, sementara konflik di Ukraina dan Timur Tengah tetap menjadi sumber ketidakpastian global.
Tanda-tanda kehati-hatian mulai muncul di pasar ETF kripto. Aliran dana bersih (net flow) ke produk spot Bitcoin ETF tercatat negatif pada Selasa, mematahkan rekor kenaikan selama 15 hari berturut-turut.
Ini menunjukkan sebagian investor mulai mengambil sikap menunggu di tengah dinamika makroekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
CEO BitBull Capital Joe DiPasquale, menilai bahwa reli kripto kali ini lebih bersifat teknikal ketimbang fundamental.
“Pasar hanya merespons angin segar dari sentimen suku bunga. Ini bukan perubahan besar, tapi lebih soal penyesuaian posisi setelah fase konsolidasi cukup panjang,” katanya kepada Decrypt.
Meski begitu, DiPasquale menambahkan bahwa pasar kripto memang cenderung tumbuh dalam suasana penuh ketidakpastian.
“Saat ini, pelaku pasar tampaknya lebih fokus pada kemungkinan pelonggaran moneter dan ketahanan Bitcoin di atas level kunci. Risiko makro masih ada, tapi untuk sementara, pasar melihat peluang lebih besar ketimbang ancaman,” tutupnya.
Dengan banyak faktor yang saat ini bergerak mendukung, dari regulasi, optimisme moneter, hingga momentum harga, pasar kripto tampaknya sedang bersiap menuju babak baru.
Namun, seperti biasa dalam dunia aset digital, keseimbangan antara peluang dan risiko tetap menjadi kunci utama.(*)