Logo
>

BCA Syariah Bantah Isu Akuisisi dengan BSI

Ditulis oleh Ayyubi Kholid
BCA Syariah Bantah Isu Akuisisi dengan BSI

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT Bank BCA Syariah menepis kemungkinannya untuk membuka peluang akuisisi maupun merger dengan bank syariah lainnya. Dalam hal ini bergabung dengan Bank Syariah Indonesia (BSI)

    Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menegaskan, pihaknya tidak pernah berencana untuk melakukan merger dengan BSI.

    "Terkait BSI yang kemarin kami belum ada rencana apa-apa, dan enggak ada wacana ke arah itu," kata Yuli kepada wartawan, Selasa 5 Maret 2024.

    Dia pun mengatakan persoalan akuisisi dan merger itu bukan sesuatu yang baru bagi BCA Syariah. Dia menceritakan pada 2009 saat pertama kali berdiri, BCA Syariah sudah mengalami konversi atau akuisi terhadap PT Bank Utama Internasional Bank (Bank UIB).

    Lanjutnya, BCA Syariah kata dia, juga sudah pernah merger dengan Bank Rabobank, Bank Interim ketika induknya, BCA membeli bank tersebut.

    "Kita juga sudah melakukan merger juga kan waktu itu Bank BCA beli Rabobank, Bank Interim, setelah itu di merger sama BCA Syariah," tuturnya.

    Menurutnya, merger antar bank bukanlah sesuatu hal yang baru. Karena sudah terlalu sering maka pihaknya belum ada rencana untuk melakukan merger lagi.

    "'Masalah akuisisi dan merger itu bukan sesuatu yang baru. Jadi (BCA Syariah) belum ada rencana untuk merger lagi," pungkas Yuli.

    PT Bank BCA Syariah pernah disebut-sebut berpeluang diakuisisi  oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

    Investor Relations Group Head BSI Rizky Budinanda menyatakan bahwa jika ada bank syariah kecil yang berencana menjual asetnya, BSI akan menyambut baik peluang tersebut, terutama jika valuasinya menarik.

    “Misal BCA Syariah, Mega Syariah ingin divestasi dan meminta BSI untuk membeli. Ya kita happy saja, selama kinerja sehat, tentunya kita happy untuk akuisisi,” kata Rizky. (Yubi/Adi)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Ayyubi Kholid

    Bergabung di Kabar Bursa sejak 2024, sering menulis pemberitaan mengenai isu-isu ekonomi.