Logo
>

Bos TPIA Borong Saham, Kepemilikan Meningkat

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa, 16 Desember 2025, Raymond membeli total 200.000 saham TPIA

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Bos TPIA Borong Saham, Kepemilikan Meningkat
Sejumlah karyawan tengah melakukan komunikasi. (Foto: Dok. Chandra Asri)

KABARBURSA.COM - Salah satu Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), Raymond terpantau membeli saham TPIA pada Jumat, 12 Desember 2025.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa, 16 Desember 2025, Raymond membeli total 200.000 saham TPIA yang dilakukan dalam dua kali transaksi masing-masing sebanyak 100.000 saham di hari yang sama dengan harga Rp7.100 per saham.

Dengan pembelian ini, kepemilikan saham Raymond di TPIA meningkat dari 3,1 juta saham menjadi 3,3 juta saham.  Meski demikian, transaksi tersebut tidak mengubah porsi hak suara dan tidak menjadikan yang bersangkutan sebagai pengendali Perseroan.

Manajemen menyampaikan bahwa transaksi dilakukan tanpa skema repurchase agreement dan tidak berdampak pada struktur pengendalian saham TPIA.

Adapun pada perdagangan Selasa, 16 Desember 2025, saham TPIA ditutup menguat sebesar 1,77 persen atau naik 125 poin ke level Rp7.175.

TPIA Caplok Bisnis SPBU Milik ExxonMobil di Singapura

Sebelumnya, TPIA mengumumkan telah menyepakati Perjanjian Jual Beli (Sale and Purchase Agreement) untuk mengakuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso milik ExxonMobil di Singapura melalui sebuah special purpose vehicle di bawah anak usaha yang dimiliki sepenuhnya oleh Group.

Akuisisi jaringan ritel Esso oleh Chandra Asri Group sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang Perusahaan, yang berfokus pada pengembangan infrastruktur energi terintegrasi untuk pasar solusi energi dan mobilitas.

Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengatakan ekspansi ke ekosistem bahan bakar retail di Singapura ini merupakan langkah strategis dalam membangun platform terintegrasi untuk pertumbuhan regional.

"Jaringan ritel bahan bakar dan iklim usaha yang kuat di Singapura memberikan fondasi yang solid bagi Chandra Asri Group untuk terus berkembang sebagai pemimpin solusi energi, manufaktur dan infrastruktur di Indonesia dan juga Asia Tenggara," ujar dia dalam keterangannya, Jumat, 24 Oktober 2025.

Melalui infrastruktur terintegrasi yang mencakup kilang minyak dan fasilitas manufaktur hilir berteknologi tinggi, ia menegaskan perusahaan bertujuan memperkuat kelincahan operasional serta ketahanan energi.

Erwin melanjutkan bahwa hasil dari ekspansi bisnis di Singapura ini akan memperkuat posisi Chandra Asri Group secara keseluruhan yang dapat membuka peluang lebih besar lagi untuk pengembangan investasi, penciptaan lapangan kerja dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Disebutkan, Chandra Asri Group akan tetap menggunakan merek Esso dan membeli bahan bakar bermerek dari ExxonMobil. Seluruh poin dan kartu loyalitas pelanggan akan tetap berlaku tanpa perubahan. Chandra Asri Group juga akan mempertahankan seluruh karyawan ExxonMobil yang terlibat dan saat ini menjalankan operasional bisnis tersebut.(*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.