Logo
>

BRPT Lanjut Ngebut atau Mulai Rawan Koreksi?

Reli BRPT ke Rp1.600: Antara Sinyal Breakout atau Potensi Koreksi? Saham petrokimia ini berada di persimpangan penting, investor perlu waspada pada level teknikal krusial.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
BRPT Lanjut Ngebut atau Mulai Rawan Koreksi?
Gedung PT Barito Pacific Tbk. (Foto: Dok Perusahaan)

KABARBURSA.COM - Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) kembali menjadi sorotan setelah mencatat reli tajam dalam dua bulan terakhir. 

Dari posisi di bawah Rp800 pada awal Mei, saham ini melesat mendekati Rp1.600, sebuah lonjakan yang tak hanya mencerminkan sentimen positif terhadap sektor petrokimia, tapi juga daya tarik spekulatif dari saham ini di mata pelaku pasar.

Kini, BRPT memasuki fase krusial. Harga sempat menembus Rp1.590 dalam perdagangan Senin, 7 Juli 2025, dan itu menjadi penanda penting. Jika mampu bertahan dan mengonfirmasi breakout di atas level tersebut, maka potensi kenaikan lanjutan ke area Rp1.600–Rp1.660 terbuka lebar. 

Bahkan, dengan dorongan sentimen positif, bukan tak mungkin harga menguji zona psikologis berikutnya di Rp1.670–Rp1.710.

Namun di sisi lain, jika BRPT kembali melemah dan gagal mempertahankan level Rp1.580–Rp1.590, maka sinyal koreksi bisa semakin kuat. Dalam kondisi seperti ini, potensi distribusi atau aksi ambil untung (selling on strength) patut diwaspadai. 

Terlebih lagi, indikator volume mulai menunjukkan tanda-tanda melemah, sebuah sinyal bahwa momentum beli mulai kehilangan tenaga.

Secara teknikal, area Rp1.540 menjadi support pertama yang patut dicermati. Jika tekanan jual berlanjut, level Rp1.490–Rp1.500 akan menjadi benteng terakhir yang menentukan apakah BRPT masih berada dalam tren naik atau justru mulai memasuki fase konsolidasi atau koreksi lebih dalam.

Sementara indikator stochastic yang sempat berada di zona jenuh jual kini mulai menunjuk ke atas, membuka peluang teknikal untuk rebound jangka pendek. Tapi tanpa dukungan volume dan konfirmasi breakout, potensi tersebut belum cukup kuat untuk diandalkan.

Dengan volatilitas yang tinggi dan posisi harga yang sudah naik signifikan, BRPT saat ini berada dalam titik rawan, antara melanjutkan reli atau mengalami koreksi teknikal. 

Investor dan trader disarankan berhati-hati dan tidak terburu-buru mengambil keputusan, kecuali dengan manajemen risiko yang matang dan kesiapan terhadap kemungkinan arah pergerakan yang berlawanan.

Analisis Teknikal dan Rekomendasinya

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) kembali menjadi perbincangan hangat di lantai bursa. Pergerakannya belakangan ini kian menunjukkan tenaga, didorong oleh serangkaian sinyal teknikal yang mayoritas mengarah ke satu hal, penguatan. 

Mayoritas indikator teknikal mengibarkan bendera hijau. Dari RSI yang menyentuh angka 70, hingga MACD dan ADX yang sama-sama menunjukkan kekuatan tren, semuanya mengindikasikan bahwa saham ini masih memiliki ruang untuk melanjutkan reli.

Di sisi lain, garis-garis rata-rata pergerakan harga, baik MA jangka pendek maupun jangka panjang, semuanya mengonfirmasi sinyal beli. Harga saat ini juga masih jauh di atas rerata 100 dan 200 hari, memperkuat keyakinan investor jangka menengah hingga panjang. 

Dari sisi analisis pivot, selama BRPT mampu bertahan di atas level Rp1.558, peluang untuk menguji resistance di Rp1.576 hingga Rp1.603 masih terbuka lebar. Namun, jika tekanan jual muncul, zona Rp1.513–Rp1.531 bisa menjadi area penahan pertama.

Singkatnya, secara teknikal, BRPT masih dalam jalur bullish. Tapi dengan indikator RSI yang mulai menyentuh batas overbought, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek. 

Untuk investor yang sudah masuk lebih awal, saat ini bisa menjadi momen untuk menjaga posisi sambil menetapkan batas risiko. Sedangkan bagi yang masih di luar arena, langkah terbaik mungkin adalah menunggu konfirmasi penguatan lebih lanjut sebelum ikut dalam gelombang. 

Di tengah pasar yang fluktuatif, pendekatan disiplin tetap jadi kunci.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.