Logo
>

Chandra Asri (TPIA) Terbitkan Obligasi Tahap II Senilai Rp2,25 Triliun

Manajemen TPIA menyatakan dana bersih yang diperoleh dari hasil Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Chandra Asri (TPIA) Terbitkan Obligasi Tahap II Senilai Rp2,25 Triliun
Sejumlah karyawan tengah melakukan komunikasi. (Foto: Dok. Chandra Asri)

Poin Penting :

    KABABURSA.COM - PT Chandra Asri Pasific Tbk (TPIA) kembali mengakses surat utang dengan menerbitkan obligasi berkelanjutan V tahap II tahun 2026 senilai Rp2,25 triliun. Penerbitan ini merupakan bagian dari skema penawaran umum berkelanjutan dengan target penghimpunan dana hingga Rp6 triliun.

    Sebelumnya, TPIA juga sudah menerbitkan obligasi berkelanjutan V tahap I tahun 2025 denngan jumlah pokok obligasi sebesar Rp1,5 triliun.

    Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu, 4 Februari 2026, manajemen TPIA menyatakan dana bersih yang diperoleh dari hasil Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja.

    "Termasuk diantaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang pelaksanaannya akan digunakan oleh Perseroan," tulis manajemen.

    Disampaikan, obligasi tahap II ini terbagi dalam tiga seri dengan tenor dan kupon berbeda. Seri A berjangka waktu tiga tahun dengan nilai pokok Rp635,39 miliar dan kupon tetap 6,50 persen per tahun.

    Seri B memiliki tenor lima tahun senilai Rp885,38 miliar dengan kupon 7,00 persen, sementara seri C berjangka waktu tujuh tahun dengan nilai Rp729,22 miliar dan tingkat bunga 7,50 persen per tahun.

    Seluruh obligasi ditawarkan dengan harga 100 persen dari nilai nominal, dengan pembayaran bunga dilkaukan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 25 Mei 2026, sedangkan pelunasan pokok dilakukan secara bullet payment pada saat jatuh tempo masing-masing seri.

    Manajemen menegaskan bahwa obligasi ini tidak disertai jaminan khusus, namun dijamin dengan seluruh aset Perseroan baik barang yang bergerak maupun tidak bergerak.

    Dari sisi risiko, manajemen TPIA mengakui adanya tantangan struktual pada industri petrokimia yang dapat mempengaruhi profitabilitas Perseroan secara material dan menimbulkan kerugian.

    Selain itu, investor juga diingatkan terhadap potensi risiko likuiditas, mengingat karakter obligasi yang ditujukan sebagain instrumen investasi jangka panjang.

    Jadwal Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap II Tahun 2026:

    30 Desember 2025: Tanggal Efektif 
    18 - 20 Februari 2026: Masa Penawaran Umum
    23 Februari 2026: Tanggal Penjatahan 
    25 Februari 2026: Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
    25 Februari 2026: Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (Tanggal Emisi) 
    26 Februari 2026: Tanggal Pencatatan di PT Bursa Efek Indonesia. (*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.