Logo
>

Dividen SSMS Naik ke Rekor Baru, Berapa Cuan per Lot?

Kinerja 2025 melonjak tajam, distribusi laba makin agresif dan melampaui tren dividen sebelumnya.

Ditulis oleh Yunila Wati
Dividen SSMS Naik ke Rekor Baru, Berapa Cuan per Lot?
Dividen jumbo SSMS kali ini memang menarik. Dengan nilai Rp83,99 per saham, investor akan mendapatkan keuntungan siginifikan per lotnya. (Foto: dok Sawit Sumbermas Sarana)

KABARBURSA.COM – Keputusan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) membagikan dividen Rp800 miliar langsung menarik perhatian pasar. Bukan hanya karena nilainya besar, tetapi juga karena posisinya yang berada di atas tren historis. 

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, memutuskan dividen dengan nilai Rp83,99 per saham dan payout ratio 68,92 persen. Kali ini, porsinya cukup agresif dibanding pola sebelumnya.

Jika ditarik ke level investor ritel, angka semakin menarik. Dengan asumsi 1 lot berisi 100 saham, maka setiap investor akan menerima sekitar Rp8.399 per lot dari pembagian dividen tahun buku 2025. 

Nilai ini belum memperhitungkan pajak dividen, namun sudah cukup menggambarkan besaran imbal hasil tunai yang akan masuk ke rekening investor.

Dividen Histori dan Kinerja SSMS

Dari sisi historis, dividen kali ini memang terlihat menonjol. Berdasarkan data yang tersedia, SSMS sebelumnya membagikan dividen Rp47,24 per saham untuk periode 2025. Lalu Rp74,64 (dua kali pada 2022), Rp80,15 pada 2021, dan Rp30,49 pada 2020. 

Artinya, dividen Rp83,99 per saham saat ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Bisa dikatakan melampaui rekor sebelumnya di Rp80,15.

Wajar saja jika dividen kali ini sangat menarik. Sebabnya, kinerja keuangan sepanjang 2025 tercatat melonjak tajam. 

SSMS mencatatkan pendapatan Rp14,81 triliun, tumbuh 42,91 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong harga jual CPO yang lebih tinggi, volume penjualan, serta penguatan dolar AS. 

Laba tahun berjalan mencapai Rp1,39 triliun, meningkat 67,43 persen. Laba ini menjadi basis utama pembagian dividen besar tahun ini.

Struktur keuangan juga ikut menguat. Total aset tercatat naik 14,43 persen menjadi Rp13,58 triliun. Kenaikan ini tidak lepas dari aksi korporasi berupa akuisisi PT Sawit Mandiri Lestari (SML), yang memperluas basis lahan dan produksi. 

Dengan tambahan aset produktif tersebut, SSMS tidak hanya meningkatkan skala usaha, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Dari sisi operasional, produksi mencatatkan angka yang cukup solid. Sepanjang 2025, SSMS menghasilkan 1,62 juta metrik ton TBS inti dan 527 ribu metrik ton CPO, dengan tingkat rendemen (OER) 22,12 persen. 

Angka ini menunjukkan efisiensi ekstraksi yang tetap terjaga di tengah ekspansi dan peningkatan volume produksi.

Sementara itu, Manajemen menegaskan bahwa sebagian laba—sekitar Rp360,69 miliar atau 31,08 persen—akan ditahan sebagai cadangan untuk memperkuat struktur permodalan. 

Direktur Utama SSMS Jap Hartono, juga menyampaikan bahwa kinerja ini merupakan hasil dari disiplin operasional dan penguatan tata kelola berkelanjutan. Perusahaan terus meningkatkan sistem ketertelusuran rantai pasok serta memastikan kepatuhan terhadap standar sertifikasi seperti RSPO dan ISPO. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga daya saing di pasar global yang semakin menuntut aspek keberlanjutan.

Dalam konteks industri, prospek 2026 masih ditopang oleh permintaan global terhadap minyak nabati yang terus meningkat, baik untuk kebutuhan pangan maupun energi alternatif. 

Dengan tambahan fasilitas pembiayaan sindikasi Rp5,13 triliun, SSMS juga memiliki ruang untuk melanjutkan ekspansi sekaligus melakukan refinancing, yang pada akhirnya dapat menjaga fleksibilitas keuangan ke depan.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79