Logo
>

Ekspansi PIK2 Berlanjut, PANI Setor Modal ke Tiga Anak Usaha

PANI menambah modal lebih dari Rp701 miliar ke tiga anak usaha untuk mendukung pengembangan proyek real estat berskala besar di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 tanpa perubahan pengendalian perusahaan.

Ditulis oleh Yunila Wati
Ekspansi PIK2 Berlanjut, PANI Setor Modal ke Tiga Anak Usaha
Penyertaan modal PANI ke tiga anak usaha hanya memakan dana sebesar 18 persen dari total kas yang dimiliki perusahaan. (Foto: Dok Pantai Indak Kapuk Dua)

KABARBURSA.COM – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) meningkatkan modal pada tiga entitas anaknya yakni PT Panorama Eka Tunggal (PET), PT Cahaya Inti Sentosa (CISN), dan PT Karunia Utama Selaras (KUS) dengan total penyertaan lebih dari Rp701 miliar. 

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan anak usaha sekaligus mendukung pengembangan proyek real estat berskala besar di kawasan PIK2.

Corporate Secretary PANI Christy Grassela, menyampaikan bahwa transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. Menurutnya, peningkatan modal ini merupakan bagian dari strategi pengembangan dan pemekaran kegiatan usaha di kawasan PIK2 yang saat ini menjadi fokus ekspansi perseroan.

“Transaksi tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja usaha serta pengembangan kegiatan usaha di masa mendatang, tanpa mengakibatkan perubahan pengendalian maupun struktur kepemilikan perseroan,” ujar Christy dalam keterangannya.

Dalam laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PANI juga menyebutkan bahwa kepemilikan saham perusahaan pada ketiga entitas tersebut tetap berada di atas 99 persen. Dengan demikian, pengendalian perusahaan terhadap anak usaha tidak mengalami perubahan setelah transaksi penambahan modal dilakukan.

Kinerja 2025 On Fire

Langkah penyuntikan modal ini terjadi ketika kinerja keuangan PANI menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan sepanjang 2025. Berdasarkan data keuangan hingga Desember 2025, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp1,22 triliun atau meningkat sekitar 64,72 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti peningkatan laba bersih yang mencapai Rp356,02 miliar. Nilai ini melonjak sekitar 159,29 persen secara tahunan. Kenaikan laba juga tercermin pada margin laba bersih yang berada di level 29,25 persen, meningkat sekitar 57,43 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Dari sisi operasional, EBITDA perusahaan tercatat sebesar Rp432,86 miliar atau naik sekitar 36,30 persen secara tahunan. Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pendapatan PANI juga diikuti peningkatan kemampuan perusahaan menghasilkan laba operasional.

Di sisi neraca, total aset perusahaan per Desember 2025 tercatat sebesar Rp50,58 triliun, meningkat sekitar 8,62 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar Rp18,92 triliun atau menurun sekitar 5,31 persen.

Dengan posisi tersebut, ekuitas perusahaan berada di level Rp31,66 triliun. Struktur permodalan ini menunjukkan bahwa porsi ekuitas masih menjadi komponen dominan dalam struktur pembiayaan perusahaan.

Dari sisi likuiditas, kas dan investasi jangka pendek tercatat sebesar Rp3,84 triliun, turun sekitar 10,28 persen dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan aktivitas investasi dan pengembangan proyek yang berlangsung sepanjang tahun.

Data arus kas menunjukkan bahwa arus kas dari aktivitas operasi tercatat negatif Rp209,84 miliar. Sementara itu, arus kas dari aktivitas investasi tercatat negatif Rp16,15 triliun yang mencerminkan besarnya belanja investasi perusahaan.

Di sisi lain, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat positif Rp15,61 triliun. Aliran dana ini menunjukkan adanya sumber pembiayaan eksternal yang digunakan untuk mendukung pengembangan proyek dan aktivitas investasi perusahaan.

Secara keseluruhan, perubahan kas bersih perusahaan tercatat negatif Rp755,08 miliar pada periode tersebut. Free cash flow juga berada di posisi negatif Rp161,91 miliar.

Penyertaan Modal 18 Persen dari Saldo Kas

Dengan posisi kas yang masih mencapai Rp3,84 triliun serta struktur ekuitas yang berada di atas Rp31 triliun, nilai penyertaan modal sebesar Rp701 miliar terhadap anak usaha berada pada kisaran sekitar 18 persen dari saldo kas perusahaan.

Dalam konteks ukuran neraca, nilai tersebut juga relatif kecil dibandingkan total aset perusahaan yang mencapai lebih dari Rp50 triliun. Penyertaan modal tersebut juga berada di bawah satu persen dari total aset perusahaan.

Data ini menunjukkan bahwa penambahan modal kepada anak usaha tidak memberikan tekanan signifikan terhadap struktur keuangan perusahaan secara keseluruhan.

Langkah penguatan modal terhadap anak usaha tersebut sejalan dengan ekspansi PANI di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 yang saat ini berkembang menjadi salah satu proyek pengembangan properti skala besar di wilayah pesisir utara Jakarta.

Sejumlah proyek real estat, kawasan komersial, hingga pengembangan infrastruktur kawasan menjadi bagian dari rencana pengembangan di wilayah tersebut. Penyertaan modal kepada anak usaha umumnya dilakukan untuk memperkuat permodalan entitas yang menjalankan proyek-proyek tersebut.

Dengan struktur kepemilikan yang tetap mayoritas di atas 99 persen, aliran modal yang diberikan kepada anak usaha tetap berada dalam lingkup konsolidasi keuangan perusahaan.

Langkah ini memperlihatkan bahwa penyuntikan dana lebih diarahkan untuk memperkuat kapasitas pengembangan proyek di tingkat anak usaha, sementara posisi keuangan induk perusahaan masih didukung oleh pertumbuhan pendapatan, peningkatan laba, serta struktur ekuitas yang relatif besar.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79