KABARBURSA.COM – Pergerakan saham lapis dua dan lapis tiga kembali mendominasi daftar penguatan tertinggi dalam sepekan perdagangan 11–13 Mei 2026. Sejumlah saham mencatat lonjakan dua digit dalam periode satu minggu terakhir di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Berdasarkan data perdagangan, ELPI menjadi salah satu saham dengan penguatan terbesar pekan ini setelah melonjak 40,61 persen dalam sepekan. Saham ELPI ditutup di level Rp1.835 per saham dengan kenaikan tahunan (one year return) mencapai 415,45 persen.
Meski begitu, dalam perdagangan harian terakhir saham ELPI terkoreksi 8,25 persen. Namun secara jangka menengah, saham ini masih mencatat kenaikan 158,45 persen dalam enam bulan terakhir dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp13,6 triliun.
Saham TAMA juga masuk dalam jajaran top gainers mingguan. Saham ini menguat 30 persen dalam sepekan dan melesat 61,38 persen dalam satu bulan terakhir.
Secara tahunan, penguatan saham TAMA bahkan mencapai 706,90 persen dengan kenaikan enam bulan sebesar 735,71 persen. Kapitalisasi pasar emiten tersebut kini berada di kisaran Rp280 miliar.
Kenaikan juga terjadi pada saham KOPI. Dalam sepekan saham ini naik 26,50 persen dan bertambah 12,98 persen dalam satu bulan terakhir.
Meski masih terkoreksi 68,51 persen dalam satu tahun terakhir, saham KOPI mulai menunjukkan pemulihan dalam tiga bulan terakhir dengan kenaikan 11,28 persen. Saham ini ditutup di level Rp296 per saham.
Sementara itu, KJEN menguat 26,40 persen dalam sepekan dan naik 19,70 persen dalam satu bulan terakhir. Namun secara year to date, saham KJEN masih turun 25,47 persen.
Kapitalisasi pasar KJEN tercatat sekitar Rp79 miliar dengan harga saham berada di level Rp158 per saham. Dalam enam bulan terakhir saham ini masih terkoreksi 31,30 persen.
Saham PACK juga masuk radar penguatan mingguan setelah naik 23,91 persen dalam satu pekan. Saham PACK ditutup di level Rp342 dengan penguatan tiga bulan mencapai 52,68 persen.
Dalam satu tahun terakhir, saham PACK tercatat naik 115,09 persen dengan penguatan year to date mencapai 140,85 persen. Kapitalisasi pasar perusahaan kini berada di kisaran Rp11,07 triliun.
Selain itu, BPTR mencatat kenaikan mingguan sebesar 21,69 persen. Saham BPTR juga naik 17,44 persen dalam satu bulan terakhir dan menguat 40,28 persen secara tahunan.
Pergerakan paling agresif dalam daftar penguatan tahunan masih datang dari saham EURO. Meski kenaikan mingguan “hanya” 21,46 persen, saham EURO tercatat melonjak 1.584,52 persen dalam satu tahun terakhir.
Saham EURO juga naik 843,33 persen dalam enam bulan dan melesat 988,46 persen secara year to date. Kapitalisasi pasar saham ini kini mencapai Rp7,21 triliun.
Penguatan mingguan juga terjadi pada BKDP yang naik 21,18 persen dalam sepekan. Dalam satu bulan terakhir saham BKDP menguat 80,70 persen dan naik 255,17 persen secara tahunan.
Sementara itu, GRIA mencatat penguatan mingguan sebesar 19 persen dengan kenaikan tahunan mencapai 33,71 persen. Adapun BLTZ naik 18,37 persen dalam sepekan dengan kapitalisasi pasar Rp2,53 triliun.
Pergerakan saham-saham tersebut menunjukkan rotasi perdagangan masih banyak terjadi di saham lapis menengah dan kecil sepanjang pekan berjalan.
Sebagian besar penguatan juga terjadi ketika volatilitas pasar saham utama masih relatif tinggi.(*)