KABARBURSA.COM – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatat earnings per share (EPS) Rp16,93 per saham sepanjang semester I 2025.
Angka ini sedikit lebih rendah dibanding semester I 2024 yang tercatat Rp18,23 per saham.
Dalam laporan keuangan interim per 30 Juni 2025, manajemen PANI melaporkan laba periode berjalan Rp648,99 miliar.
Dari jumlah tersebut, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp285,86 miliar, sedangkan Rp363,13 miliar tercatat sebagai laba yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali.
Data EPS kuartalan memperlihatkan pola pertumbuhan yang kontras. Pada kuartal I 2025, EPS hanya sebesar Rp3 per saham.
Namun, memasuki kuartal II, EPS melonjak menjadi Rp14 per saham. Dengan demikian, semester I ditutup dengan total Rp16,93 per saham.
Dari sisi laba bersih, PANI mencatat Rp285,86 miliar untuk pemegang saham induk pada semester I 2025. Angka ini naik tipis dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp284,86 miliar.
Total aset perseroan per Juni 2025 tercatat Rp58,4 triliun, meningkat dari Rp55,2 triliun pada akhir 2024.
Ekuitas naik menjadi Rp30,1 triliun dari Rp27,5 triliun. Kenaikan ini mencerminkan penguatan fundamental, meskipun margin EPS masih tertekan.
Relevansi untuk Investor
Bagi investor, EPS menjadi salah satu indikator utama untuk mengukur nilai perusahaan.
EPS Rp16,93 di semester I 2025 memberikan gambaran kinerja operasional PANI yang solid meskipun sedikit terkoreksi dibanding tahun lalu.
Khususnya, kontribusi EPS Rp14 di kuartal II menjadi sorotan. Lonjakan ini mengindikasikan adanya realisasi pendapatan signifikan di periode tersebut.
Bagi trader, dinamika EPS kuartalan ini penting untuk mencermati timing akumulasi dan pelepasan saham.
PANI masih mengandalkan proyek-proyek properti strategis di kawasan Pantai Indah Kapuk, yang dikenal sebagai salah satu motor pertumbuhan perseroan.
Dengan portofolio lahan yang luas, perusahaan diperkirakan tetap mampu menjaga arus pendapatan berulang di semester II.
Meski EPS semester I menurun tipis dibanding 2024, struktur permodalan yang kuat dan kenaikan ekuitas memberi ruang bagi PANI untuk tetap ekspansif. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.