Logo
>

IHSG Dibuka Naik 0,44 Persen ke 8.167 pada 11 Februari 2026

IHSG dibuka menguat ke level 8.167,16 pada Rabu, 11 Februari 2026. Asing tercatat net sell Rp707 miliar, sementara sektor energi dan teknologi menopang kenaikan.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Naik 0,44 Persen ke 8.167 pada 11 Februari 2026
Aktivitas di papan pantau saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: KabarBursa.com/Desty

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Pada awal sesi, IHSG naik 35,43 poin atau setara 0,44 persen ke level 8.167,16, melanjutkan sentimen positif dari penguatan hari sebelumnya.

Data perdagangan menunjukkan aktivitas transaksi masih didominasi investor domestik. Nilai beli investor asing tercatat Rp6,29 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp6,99 triliun, sehingga secara keseluruhan pasar mencatat net foreign sell sebesar Rp707,77 miliar.

Pada pasar reguler, tekanan jual asing lebih besar dengan net foreign sell Rp917,26 miliar, meski di pasar tunai dan negosiasi masih terjadi net foreign buy Rp209,49 miliar. Porsi transaksi domestik mencapai sekitar 67,45 persen, sedangkan asing sebesar 32,55 persen.

Dari sisi pergerakan saham, beberapa emiten mencatat penguatan signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) melesat 24,68 persen ke level Rp1.970 per saham, diikuti PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang naik 22,99 persen ke Rp230 per saham. 

PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) menguat 15,38 persen ke Rp750 per saham, PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) naik 14,17 persen ke Rp725 per saham, serta PT Soechi Lines Tbk (SOCI) yang menguat 10,62 persen ke Rp625 per saham.

Sementara itu, tekanan jual terlihat pada sejumlah saham yang masuk daftar top losers. PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) terkoreksi 9,77 persen ke Rp157 per saham, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) turun 5,94 persen ke Rp380 per saham, PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) melemah 4,39 persen ke Rp218 per saham, PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) turun 4,24 persen ke Rp113 per saham, dan PT Tanah Laut Tbk (INDX) melemah 4,00 persen ke Rp144 per saham.

Penguatan indeks juga ditopang oleh kinerja positif mayoritas sektor. Sektor energi menguat 1,20 persen, infrastruktur naik 1,05 persen, teknologi menguat 0,75 persen, siklikal naik 0,80 persen, properti menguat 0,71 persen, basic industry naik 0,65 persen, sementara sektor non-siklikal, transportasi, industri, kesehatan, dan keuangan juga tercatat bergerak di zona hijau dengan penguatan terbatas.

Secara teknikal, analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan setelah menutup area gap 8.025 hingga 8.102. Dalam skenario terbaik, pergerakan indeks berpotensi mengarah ke rentang 8.264 hingga 8.440 sebagai bagian dari pembentukan wave lanjutan.

Namun, terdapat risiko koreksi jangka pendek ke area 7.922 hingga 8.006 sebelum kembali melanjutkan tren penguatan, dengan level support di 7.712 dan 7.547 serta resistance di 8.214 dan 8.354.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".