KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Pada awal sesi, IHSG naik 35,43 poin atau setara 0,44 persen ke level 8.167,16, melanjutkan sentimen positif dari penguatan hari sebelumnya.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas transaksi masih didominasi investor domestik. Nilai beli investor asing tercatat Rp6,29 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp6,99 triliun, sehingga secara keseluruhan pasar mencatat net foreign sell sebesar Rp707,77 miliar.
Pada pasar reguler, tekanan jual asing lebih besar dengan net foreign sell Rp917,26 miliar, meski di pasar tunai dan negosiasi masih terjadi net foreign buy Rp209,49 miliar. Porsi transaksi domestik mencapai sekitar 67,45 persen, sedangkan asing sebesar 32,55 persen.
Dari sisi pergerakan saham, beberapa emiten mencatat penguatan signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) melesat 24,68 persen ke level Rp1.970 per saham, diikuti PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang naik 22,99 persen ke Rp230 per saham.
PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) menguat 15,38 persen ke Rp750 per saham, PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) naik 14,17 persen ke Rp725 per saham, serta PT Soechi Lines Tbk (SOCI) yang menguat 10,62 persen ke Rp625 per saham.
Sementara itu, tekanan jual terlihat pada sejumlah saham yang masuk daftar top losers. PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) terkoreksi 9,77 persen ke Rp157 per saham, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) turun 5,94 persen ke Rp380 per saham, PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) melemah 4,39 persen ke Rp218 per saham, PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) turun 4,24 persen ke Rp113 per saham, dan PT Tanah Laut Tbk (INDX) melemah 4,00 persen ke Rp144 per saham.
Penguatan indeks juga ditopang oleh kinerja positif mayoritas sektor. Sektor energi menguat 1,20 persen, infrastruktur naik 1,05 persen, teknologi menguat 0,75 persen, siklikal naik 0,80 persen, properti menguat 0,71 persen, basic industry naik 0,65 persen, sementara sektor non-siklikal, transportasi, industri, kesehatan, dan keuangan juga tercatat bergerak di zona hijau dengan penguatan terbatas.
Secara teknikal, analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan setelah menutup area gap 8.025 hingga 8.102. Dalam skenario terbaik, pergerakan indeks berpotensi mengarah ke rentang 8.264 hingga 8.440 sebagai bagian dari pembentukan wave lanjutan.
Namun, terdapat risiko koreksi jangka pendek ke area 7.922 hingga 8.006 sebelum kembali melanjutkan tren penguatan, dengan level support di 7.712 dan 7.547 serta resistance di 8.214 dan 8.354.(*)